1860 Munich Degradasi ke Kasta Ketiga Sepakbola Jerman

Aonwin – Mantan juara Bundesliga, 1860 Munich terdegradasi dari divisi kedua sepakbola Jerman pada hari Selasa (30/05) dalam pertandingan yang mesti tertahan selama 15 menit menjelang peluit akhir karena kericuhan yang ditimbulkan oleh para penggemar yang marah dan kecewa. 1860 Munich harus menelan kekalahan leg kedua playoff degradasi/promosi dengan skor 2-0 di kandang sendiri terhadap klub saingan sesama daerah Bavaria Jahn Regensburg, sebuah tim yang menempati posisi ketiga di divisi ketiga dan akan mendapat jatah bermain di Bundesliga II setelah menang atas 1860 Munich dengan agregat 3-1.

Jahn mendapatkan promosi pada usaha pertama mereka, satu musim setelah promosi dari kasta keempat. Kolja Pusch dan Marc Lais mencetak gol di babak pertama untuk Jahn, namun laga tersebut dibayangi oleh adegan tak mengenakka yang terjadi pada 10 menit sebelum full time, saat penggemar 1860 Munich mulai melempar benda termasuk kursi ke lapangan dan polisi anti huru hara mesti berjejer untuk mencegah meningkatnya situasi yang tidak diinginkan.

BACA JUGA: Marc Bartra Temui Fans Dortmund

“Kami muak,” fans tim tuan rumah berteriak. Laga dihentikan selama 15 menit, meskipun semakin banyak benda dilempar ke lapangan setelah pertandingan dimulai kembali. 1860, yang memenangkan Bundesliga pada tahun 1966 dan telah bermain di Bundesliga terakhir kali tahun 2004, kembali ke tingkat ketiga untuk pertama kalinya dalam 24 tahun.

Klub tersebut kemudian mengumumkan bahwa chief executive Ian Ayre, mantan chief executive Liverpool di Premier League yang baru menduduki jabatan tersebut pada bulan April, telah mengajukan pengunduran dirinya sebelum pertandingan. Presiden klub Peter Cassalette mengundurkan diri setelah pertandingan.

1860 Munich didukung oleh investor asal Yordania, Hasan Abdullah Ismaik, yang mempekerjakan mantan pelatih Porto Vitor Pereira pada Desember lalu dan berjanji akan memimpin tim ke tingkat atas sepakbola Eropa. Hanya Stuttgart dan Hannover, yang keduanya berhasil lolos ke Bundesliga, memiliki deretan pemain yang harganya lebih mahal dari 1860 di divisi dua.

“Sayangnya itu tidak cukup untuk mencapai target, sangat menyakitkan bagi saya bahwa proyek tersebut gagal,” kata Pereira, yang berterima kasih kepada rekan kerja, para pemain dan wartawan pada konferensi pers pasca pertandingan. “Hati nurani saya jelas bahwa saya melakukan semua yang saya bisa.”

Wolfsburg Bertahan di Bundesliga

Wolfsburg meraih sukses dalam perjalanan bertahannya di Bundesliga dengan mengalahkan Eintracht Braunschweig 1-0, dan memberikan tambahan kemenangan agregat 2-0 atas dalam playoff degradasi promosi mereka pada hari Senin (29/05). Serangan kuat dimotori Vieirinha setelah jeda memberi Wolfsburg posisi yang nyaman, setelah Mario Gomez memberikan Wolfsburg kemenangan 1-0 di kandang pada leg pertama.

“Kami mencapai target minimum absolut, saya bisa memahami kelegaan para pemain, tapi ini tidak sukses,” kata Andries Jonker, pelatih ketiga Wolfsburg musim ini. Klub yang didukung Volkswagen dipaksa bermain di playoff setelah finis ketiga dari bawah di Bundesliga. Posisi ini adalah posisi terendah sisi sejak Wolfsburg mendapatkan promosi ke papan atas pada tahun 1997.

Braunschweig, yang berada di urutan ketiga di divisi dua Jerman, mengajukan penawaran untuk kembali ke Bundesliga setelah terdegradasi pada 2014. “The Lions” hidup sesuai dengan kata-kata pelatih Torsten Lieberknecht setelah kalah di leg pertama, “Gigitan Lions. Kami benar-benar akan menggigit kembali.” Tapi peluang yang paling dekat untuk mencetak gol adalah saat Christoffer Nyman melesat tendangan terukur yang langsung mengarah ke kiper Wolfsburg Koen Casteels di awal pertandingan.

Harapan mereka semua berakhir ketika Vieirinha membawa Wolfsburg memimpin setelah istirahat melalui gol rebound. Braunschweig tiba-tiba membutuhkan tiga gol karena skor away Wolfsburg. Tim tuan rumah tidak pernah terlihat mampu untuk mengejar ketertinggalannya.