4 Pemain Under 23 Yang Akan Menjadi Pemain Kunci Masa Depan Real Madrid

AOnwin – Semua orang tahu bahwa Real Madrid adalah raja bursa transfer. Mereka bisa membeli pemain-pemain ternama dibandingkan dengan dari tim lain. Belakangan ini, nama-nama besar tersebut cenderung kepada para pemain yang berusia muda, dengan sejumlah laporan yang menghubungkan mereka dengan kiper berusia 18 tahun Gianluigi Donnarumma, bek kiri Theo Hernandez 19 tahun (sebuah kesepakatan yang diduga sudah disegel) dan juga pemain beruiah 18 tahun yang memiliki sensasi luar biasa Kylian Mbappe.

Jelas Los Blancos ingin membangun kembali tim mereka dengan bakat-bakat pemain muda, tapi yang mungkin tidak disadari banyak orang adalah sudah ada beberapa pemain muda berbakat di Santiago Bernabeu. Empat pemain kunci berusia dibawah 23 tahun tersebut akan menjadi masa depan Real Madrid.

BACA JUGA: Dani Ceballos, Wonderkid Incara Los Blancos di Bursa Transfer Musim Panas

 Marco Asensio

Umur : 21

Posisi : Winger

Dibeli : € 4.9m

Penampilan Untuk Real Madrid: 38

Biasanya sebuah klub akan memulai pembaharuan dari lini belakang, tapi berbeda dengan Real Madrid yang memulainya dari lini depan. Ditandatangani dari Mallorca yang sedang berjuang seharga 4,9 juta yang tergolong rendah, Asensio segera dipinjamkan kembali selama setengah musim sebelum menghabiskan masa pinjaman di musim 2015/16 di Espanyol.

Dia melakukan semuanya dengan baik di sana (empat gol dan 10 assist dalam 34 pertandingan) dan akhirnya siap bermain untuk Madrid pada 2016/17. Tapi tidak ada yang tahu seberapa siap Asensio. Dia berhasil mencetak gol pada debut klubnya, dalam debut musim tim, di UEFA Super Cup. Dia kemudian mencetak gol pada debut Liga-nya. Kemudian debutnya di Champions League. Dan debut Copa del Rey. Dia mencetak gol solo sensasional untuk menundukkan Bayern Munich pada perempatfinal Champions League, dan mengakhirinya dengan gol penutup musim Real Madrid saat mengalahkan Juventus di Final Champions League.

Mateo Kovacic

Umur : 23

Posisi : Gelandang tengah

Dibeli : € 29m

Penampilan Real Madrid: 73

Didatangkan ke Madrid dari Inter dua tahun lalu, Kovacic yang merupakan pemain bernomor punggung 10 di Inter Milan dibeli dimasa kepelatihan Rafa Benitez yang melihat sesuatu hal yang menakjubkan dalam dirinya. Dibawah kepelatihan Zinedine Zidane, pada musim ini khususnya, Kovacic berhasil menunjukkan performa terbaiknya sebagai pemain cadangan. Memang ia tidak mendapakan peran di tim inti, tapi Kovacic menjadi pilihan utama sebagai pemain pengganti untuk memecahkan kebuntuan. Apalagi di usianya yang baru 23 tahun ia disebutkan bahwa akan menjadi penerus dari senior di tim nasionalnya Luka Modric.

 

Jesus Vallejo

Umur: 20

Posisi: Bek Tengah

Dibeli : € 6m

Penampilan Untuk Real Madrid: 0

Ditandatangani dari Zaragoza saat berusia 18 tahun, Jesus Vallejo kemudian dipinjamkan kembali ke klub asalnya selama setahun. Dia kemudian dipinjamkan selama satu musim ini ke Eintracht Frankfurt, dan di sinilah dia benar-benar berkembang. Meskipun usianya masih muda, dia telah menjadi pilihan utama tim untuk mengisi lini belakang.

Dia kembali ke Madrid sebagai pemain yang mampu sepenuhnya siap menggantikan Pepe yang telah meninggalkan El Real dan menyisakan slot kosong untuk pemain bertahan. Awalnya dia akan menjadi pilihan keempat, tapi dikarenakan kualitasnya luar biasa dan dapat diharapkan ini akan segera menyusul posisi Nacho sebagai pilihan pemain bertahan yang ada.

 

Marcos Llorente

Umur : 22

Posisi : Gelandang Bertahan

Dibeli : –

Penampilan Untuk Real Madrid: 3

Satu-satunya pemain muda berbakat yang berasal dari akademi Real Madrid sendiri, Marcos Llorente ditakdirkan untuk menjadi pemain masa depan di Madrid. Ayahnya Paco Llorente adalah pemain sayap yang memenangkan La Liga tiga kali, kakeknya Ramón Grosso berhasil memenangkan Liga tujuh kali, dan paman besarnya adalah Paco Gento, pemain sayap lagenda Real Madrid yang memenangkan La Liga dua belas kali dan enam Piala Eropa Kali (kedua merupakan rekor).

Llorente memiliki banyak hal untuk dijalani sebagai pemain masa depan Real Madrid, apalagi beruntung bagi dirinya, dia punya bakat untuk melakukannya dari sekarang. Berbeda dengan leluhurnya yang semuanya merupakan pemain lini depan, Llorente muda adalah gelandang bertahan. Tapi dia bukan tipe pemain dengan kemampuan tekel yang disertai dengan kemampuan tendangan jarak jauh seperti Casemiro, namun dia merupakan pemain geladang bertahan asli yang mampu menjaga gerbang lini pertahanan.

 Musim ini ia bersinar setelah dipinjamkan ke Alaves, membantu tim kecil tersebut mengalahkan Barcelona di Nou Camp dan bahkan turut membantu tim tersebut menuju final Copa del Rey meskipun harus kalah dari Barcelona. Di La Liga dia memenangkan 88 tekel, menyelesaikan 25 take-on, memenangkan 28 duel udara, membuat 78 intercept.