4 Pemain Bebas Transfer Terbaik Sepanjang Masa

AOnwin – Pembelian Paul Pogba dari Juventus untuk kembali ke Manchester United dilaporkan menghabiskan biaya 89 juta poundsterling – jumlah yang luar biasa apabila dibandingkan dengan banyak hal lain di dunia ini. Padahal sebelumnya Pogba pindah ke Juventus secara bebas transfer.

Transfer musim panas ini juga telah memperlihatkan beberapa pemain berkualitas yang bebas transfer telah mendapatkan klub baru untuk menjalani musim depan seperti West Ham yang telah mendatangkan Pablo Zabaleta dari Manchester City secara gratis, Darren Fletcher yang pindah dari West Brom ke Stoke City dan Arsenal yang berhasil membawa Sead Kolasinac dari Schalke yang juga secara gratis.

Namun apakah mereka dapat memberikan pengaruh besar terhadap tim ? Berikut daftar pemain bebas transfer yang berhasil memberikan pengaruh yang luar biasa dalam tim.

 

Zlatan Ibrahimovic

Transfer: PSG ke Manchester United

Penampilan: 46 (28 gol)

Trofi: Champions League, EFL CUP, Community Shield

Akhirnya Zlatan Ibrahimovic datang ke Premier League musim panas lalu saat ia diyakinkan oleh Jose Mourinho untuk menguji dirinya dengan Manchester United, setelah meninggalkan PSG.

Sempat ada kekhawatiran tentang kemampuan pemain asal Swedia itu apakah ia bisa membawa kemampuan luar biasa untuk mencetak banyak gol sama seperti saat ia di PSG. Namun semua itu terjawab saat ia berhasil mencetak empat gol dalam empat pertandingan Premier League pertamanya. Di akhir musim ia berhasil mencetak 28 gol di setiap kompetisi untuk United.

 

Robert Lewandowski

Transfer: Borussia Dortmund ke Bayern Munich

Penampilan: 147 (110 gol)

Trofi: Bundesliga x 3, DFB-Pokal, DFL-Supercup

Setelah kehilangan Mario Gotze ke Bayern hanya setahun sebelumnya, penggemar Borussia Dortmund dilukai lagi saat Robert Lewandowski mengumumkan satu bulan sebelum berakhirnya kontraknya dengan Dortmund bahwa dia akan bergabung dengan saingan berat mereka yaitu Bayern Munich.

Bersama Bayern Munich di awal musim ia berhasil mencetak sebanyak 25 gol di semua kompetisi meskipun ini merupakan awal yang lamban dengan standar tinggi Lewandowski. Namun dalam dua musim terakhir ia telah mencetak 42 gol di musim keduanya dan 43 gol di musim ketiganya, sehingga total gol yang ia dapat dalam tiga musim bersama Bayern adalah 110 gol.

 

Paul Pogba

Transfer: Manchester United ke Juventus

Penampilan: 178 (34 gol)

Trofi: Serie A x 4, Supercoppa Italiana x 2, Coppa Italia x 2

Kurangnya waktu bermain di Manchester United membuat Paul Pogba mengambil keputusan untuk meninggalkan Old Trafford danbergabung dengan Juventus yang dilatih Antonio Conte pada musim panas 2012.

Bukan dijadikan sebagai pemain cadangan, pemain Prancis itu langsung diintegrasikan ke dalam tim utama pertama setelah bermain reguler dalam minggu pertamanya bersama Juventus dan membuatnya menjadi salah satu pemain muda berbakat Eropa. Pogba berhasil membubuhkan namanya di Serie A Team of The Year sebanyak tiga kali, serta Tim UEFA of the Year dan FIFPro World XI pada tahun 2015.

Dari seorang anak muda yang kurang dimanfaatkan menjadi talenta kelas dunia, United kemudian memecahkan rekor transfer dunia untuk membawa Pogba kembali menuju Old Trafford.

 

Esteban Cambiasso

Transfer: Real Madrid ke Inter Milan

Penampilan: 420 (51 gol)

Trofi : Serie A x 5, Champions Leagu, Coppa Italia x 4, Supercoppa Italiana x 4, FIFA Club World Cup

Disebut sebagai pemain terbaik yang berstatus bebas transfer dalam sejarah sepakbola. Cambiasso meninggalkan Real Madird pada tahun 2004 dan menandatangani kontrak dengan Inter Milan, sebuah klub dimana ia bermain selama satu dekade.

Selama sepuluh tahun masa jabatan, pemain Argentina ini mematikan dirinya sebagai tim reguler dan membantu timnya memenangkan lima kejuaraan Serie A, serta Champions League di bawah asuhan Jose Mourinho.

Inter memilih untuk tidak menawarkan kesepakatan baru kepada Cambiasso pada tahun 2014, yang membuatnya pergi ke Leicester City, namun apabila dilihat masa bermainnya di San Siro terlihar jelas bahwa ia terus berkembang untuk menjadi salah satu pemaim yang paling taktis dan konsisten di lini tengah dalam sejarah sepak bola.