4 Rahasia Dibalik Keberhasilan Zinedine Zidane Pimpin Real Madrid [Bagian Pertama]

Aonwin – Real Madrid berada di puncak sejarah karena mereka telah berhasil menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar Champions League saat berhasil mendapatkan kemenangan besar 4-1 melawan Juventus. Tapi apakah Zinedine Zidane pantas mendapat pujian lebih untuk semua itu ?

2016/17 adalah musim yang penuh kejutan dan kegembiraan. Ini adalah musim yang penuh suka cita untuk beberapa tim, namun juga musim yang berat untuk beberapa tim lainnya. Tapi, hanya ada satu tim yang berhasil menuju puncak kemenangan penghelatan gelar bergengsi eropa Champions LeagueDan Berikut Resep Rahasia Legenda Prancis ini dalam menyulap El Real.

BACA JUGA: Dibalik Pelatih dan Pemain Jenius Real Madrid

  1. Menangani Ronaldo – Zizou Melakukannya Dengan Baik

Cristiano Ronaldo yang sempat absen pada awal musim saat ia mengalami cedera lutut yang ia dapatkan dalam kemenangan terakhir Euro 2016 di Prancis melawan tuan rumah Prancis. Ketika akhirnya bergabung dengan skuad Real Madrid, pemain berusia 32 tahun masih belum menemukan peformanya kembali. Ronaldo terus berjuang untuk tetap konsisten dan produktif. Meskipun telah menetapkan beberapa standar yang sangat tinggi untuk dirinya sendiri, ia malah menjadi Ronaldo yang tidak dikenali.

Oleh karena itu, tidak mengherankan bila para pakar mulai mengklaim bahwa ini akan menjadi awal dari akhir bagi superstar Portugis ini. Namun, Zidane yang berdiri di samping bintangnya selama periode perjuangan ini, yang secara terbuka mendukungnya dan memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Seiring musim berakhir, jelas terlihat pada semua orang bahwa Ronaldo baik dan benar-benar kembali menuju performa terbaiknya. Dan pria yang pantas dikreditkan untuk kebangkitan pemain itu tak lain adalah Zidane.

Bos Real Madrid mengakui bahwa Ronaldo telah mencapai tahap karirnya dimana secara fisik tidak mungkin dia bermain di level tertinggi di setiap pertandingan musim ini. Dan untuk mendapatkan yang terbaik darinya – terutama di pertandingan yang paling penting, dia harus beristirahat dari waktu ke waktu. Terbukti semua hal yang dilakukan Zidan membuat Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak Champions League untuk musim kelima berturut-turut, selain itu prestasi lain yang berhasil ia dapatkan adalah menjadi pemain pertama dalam sejarah Real Madrid untuk mencetak 40 gol dalam 7 musim berturut-turut.

  1. Tim Bukan hanya Pemain Mahal Galacticos.

Selama bertahun-tahun, Real Madrid telah dikenal – atau terkenal, tergantung pada bagaimana anda ingin melihatnya – mengadopsi kebijakan merekrut pemain terbaik ke Santiago Bernabeu untuk menciptakan sebuah tim Galacticos. Apakah kebijakan tersebut berhasil atau tidak masih menjadi perdebatan.

Sementara itu, di bawah kepemimpinan Zidane, Real Madrid adalah tim yang memiliki Galacticos di skuad tersebut, namun tidak benar-benar hanya mengandalkan mereka untuk mendapatkan kesuksesan. Dan hal itu bisa dibilang menuai kontroversi untuk bagi pria Prancis ini.

Anak-anak muda seperti Marco Asensio dan Lucas Vazquez menjadi pemain reguler dalam tim pertama, sementara pemain pinggiran seperti Nacho mendapat kesempatan untuk memperlihatkan bakatnya – sesuatu hal yang selama ini tidak pernah  dilihat di Santiago Bernabeu sebelumnya.

Namun, non-Galacticos tersebut akhirnya memainkan peran penting dalam kesuksesan Real Madrid musim ini, terutama menjelang akhir musim, karena tim yang disebut tim Madrid B ini telah sering memperlihatkan gaya bermain sepak bola yang enak dilihat.

Meskipun sebagian besar pemain ini tidak tampil dari kick-off pada hari Sabtu lalu di laga final Champions League, namun mereka memainkan peran besar dalam meraih gelar juara Real Madrid, serta proses menuju final Champions League.