5 Pemain Muda Berbahaya Ajax yang Harus Diwaspadai Manchester United

Aonwin – Selain Kasper Dolberg yang merupakan titisan Marco van Basten dan dilatih langsung oleh the one and only Dennis Bergkamp, Ajax musim ini diisi pemain muda bertalenta yang dapat menjadi sosok-sosok berbahaya apabila Manchester United gagal mengantisipasi permainan cepat dari para pemain-pemain muda ini. Berikut lima talenta muda Ajax yang berpotensi menjadi ancaman bagi The Red Devils di pertandingan final Europa League nanti malam.

 

  • Ander Onana

Kamerun menghasilkan sejumlah kiper yang menjanjikan dan kemunculan Onana merupakan pujian bagi Samuel Eto’o Foundation di Douala, di mana ia bermain sampai usia 13. Setelah bermain selama lima tahun di akademi Barcelona ia memutuskan bahwa ia “harus Meninggalkan untuk tumbuh sebagai pemain” dan perubahan karirnya langsung meningkat sejak tiba di Ajax pada bulan Januari 2015. Dengan tinggi menjulang yang hampir 2 meter  kehadiran Onana yang memerintah lini pertahanan dan dengan refleks yang sangat baik sangat membantu Ajax musim ini. Sepupunya Fabrice Ondoa, yang juga seorang kiper, berusia empat bulan lebih tua darinya merupakan salah satu bintang dalam kemenangan Piala Afrika pada bulan Februari silam.

  • Davinson Sánchez

Para pencari bakat telah sibuk untuk mendapatkan Sánchez, bek tengah Kolombia yang telah didambakan oleh Barcelona sebelum memilih bergabung dengan Ajax dari Atlético Nacional musim panas lalu. Alasannya untuk pindah ke Belanda adalah permainan di tim pertama akan lebih mudah didapat; Benar saja, dia langsung masuk ke dalam pilihan Peter Bosz dan telah menjadi tonggak utama dari permainan di Europa League sejauh ini. Sánchez sangat kuat dan memiliki respon yang laur biasa dalam mengantisipasi serangan; Kaptennya, Davy Klaassen, mengatakan bahwa dia adalah “binatang” dan dia kemungkinan akan mendominasi penyerang di salah satu liga terbesar di Benua biru tersebut.

  • Davy Klaassen

Banyak pemain muda di lineup Ajax dan Klaassen tampak seperti negarawan yang lebih tua. Keterampilan kepemimpinannya tidak diragukan lagi. Klaassen, yang merupakan produk binaan Ajax luar dalam setelah keluar dari akademi klub, adalah seorang gelandang serang dinamis yang sangat cocok untuk mengemudikan permintaan Bosz dalam menjaga tempo. Catatan mencetak golnya mencerminkan kemampuan membaca timing yang  tepat dan visi pada bola serta skill bertahan yang tidak buruk.

  • Hakim Ziyech

Ziyech mungkin pemain yang paling dibanggakan dari kekuatan kreatif Ajax dan telah dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa sebelum pindah ke Amsterdam dari Twente setahun yang lalu. Seorang playmaker yang secara teknis luar biasa yang berada pada posisi terbaik di area di belakang striker. Pemain internasional Maroko – yang lahir di Belanda dan merupakan produk akademi Heerenveen – mampu membuat serangan kreatif melalui dribbling dan kemampuannya untuk memberikan umpan dengan akurat. Ziyech, 24, juga terampil dalam mengambil tendangan bebas dengan kaki kirainya dan menghentikannya mungkin merupakan kunci harapan kemenangan Manchester United.

 

  • Amin Younes

Younes, yang akan memulai pertandingan di sisi kiri serangan, telah ditunjuk untuk masuk ke dalam skuad Piala Konfederasi Jerman dan itu merupakan hadiah yang luar biasa atas kemajuan yang telah dia dapatkan sejak bergabung dari Borussia Mönchengladbach pada bulan Juli 2015. Pemain berusia 23 tahun itu belum berhasil menunjukkan segala kualitasnya di Gladbach, meskipun sejumlah penampilan Bundesliga telah ia dapatkan. Namun kini terus melaju bersama Ajax dan menjadi sosok membanggakan di Eredivisie musim ini. Younes telah beberapa kali menjadi penentu di kancah Europa League,  mencetak dua gol melawan Celta Vigo dan saat melawan Schalke sebelum mencetak gol ketiga dari empat gol semifinal pertama Ajax melawan Lyon.