[Analisa] Pemain Kunci Juventus Menghadapi Final Champions League

Aonwin – Juventus telah berhasil mengamankan titel Serie A dan Piala Coppa Italia. Sekarang target pasukan besutan Massimiliano Allegri ada pada final Champions League. Juventus hampir tanpa tandingan di kancah Serie A, namun bermain melawan Real Madrid yang juga merupakan jawara La Liga membutuhkan fokus penuh pemain-pemain inti guna mengamankan treble bersejarah bagi The Old Lady. Berikut analisa team Aonwin terhadap beberapa pemain kunci dari Juventus dalam Final Champions League nanti.

BACA JUGA: Rahasia Dibalik Keberhasilan Bianconeri Musim Ini

Gianluigi Buffon, Kiper gaek ini masih menarik perhatian banyak orang denganpenyelamatan fantastis pada usia 39, membuat sebuah penyelamatan fantastis untuk menggagalkan Andres Iniesta di perempatfinal dan menjaga gawangnya tetap aman dari serangan pemain Monaco di fase semifinal. Kapten Juventus dan Italia telah memenangkan hampir semua gelar dalam perjalanan karirnya termasuk Piala Dunia 2006, namun Champions League adalah satu dari sedikit trofi yang hilang dari koleksinya.

Leonardo Bonucci, dengan catata 93 penampilan, lebih banyak dari pemain lain – termasuk kapten Gianluigi Buffon, Bonucci selalu menjadi pemain yang siap dimainkan bagi Juventus selama dua musim terakhir. Pemain internasional Italia berusia 30 tahun ini juga dianggap sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di dunia sepak bola, ia juga sering menunjukkan keahliannya dengan gol yang menakjubkan melawan Genoa baru-baru ini.

Giorgio Chiellini, kuat secara fisik dan agresif, Chiellini adalah salah satu defender bergaya kontemporer. Memiliki kepribadian lembut di luar lapangan, namun Chiellini telah mendapatkan reputasi sebagai bek tengah tangguh dan tanpa omong kosong belaka, yang menangani semua serangan tanpa rasa takut. Dia telah mematahkan hidungnya empat kali. Landasan lini belakang Juventus sejak bergabung di tahun 2005, tingginya membuat dia menjadi ancaman pada set piece di area penalti oposisi.

Dani Alves, dianggap sebagai pemain yang telah habis masa keemasannya ketika ia bergabung dari Barcelona dengan status transfer bebas Juni lalu, Alves 34 tahun sering diejek bahkan oleh fans Juventus sepanjang musim. Namun, dia secara bertahap membuktikan bahwa kritiknya salah, yang berpuncak pada penampilan man-of-the-match di leg kedua semifinal melawan Monaco, mencetak satu gol dan membuat assist bagi gol lainnya. Alves juga telah memenangkan Champions League tiga kali bersama Barcelona.

Miralem Pjanic, Pjanic berjuang untuk menyesuaikan diri selama paruh pertama musim ini setelah ditransfer dari Roma dengan mahar seharga 32 juta euro ($ 36 juta), namun gelandang Bosnia dan Herzegovina telah secara perlahan menyesuaikan diri dengan kehidupan di Juventus. Pemain berusia 27 tahun ini juga merupakan salah satu spesialis tendangan bebas terbaik di dunia, dan telah mencetak gol dan memberikan assist untuk pemain lain dari situasi bola mati.

Paolo Dybala, sejak bergabung dari Palermo dengan harga 32 juta euro ($ 36 juta) pada tahun 2015, Dybala telah menjalani dua tahun yang fantastis di Juventus – dan musim ini telah memberi dampak yang besar pada pentas sepakbola eropa, mendapatkan perbandingan dengan rekan senegaranya Lionel Messi. Dybala yang berusia 23 tahun menandatangani kontrak baru pada bulan April, yang akan mengikatnya bersama Bianconeri sampai tahun 2022, sebuah kesepakatan yang terjadi beberapa hari setelah dia mencetak dua gol di leg pertama perempatfinal Champions  League melawan Barcelona.

Gonzalo Higuain, didatangkan dari Napoli dengan rekor transfer Italia seharga 90 juta euro ($ 100 juta), muncul tanda tanya atas kemampuan Higuain karena ia tampak memiliki kelebihan berat badan pada awal musim. Namun meski tidak menjadi mendapat fokus serangan seperti yang ia tunjukkan di Napoli, Higuain tetap berhasil menjaringkan 24 gol di Serie A dan lima di Champions League, serta tiga gol di Coppa Italia.