Arsene Wenger Perpanjang Kontrak di Arsenal

Aonwin – Arsene Wenger telah menyetujui kontrak baru berdurasi dua tahun di Arsenal, membawa akhir dari bulan-bulan yang penuh dengan ketidakpastian yang bahkan ia akui telah merusak klub selama musim lalu. Akan ada pengumuman pada hari Rabu (31/05) untuk mengkonfirmasi berita tersebut. Manajer, yang telah berada di Arsenal sejak minggu-minggu awal musim 1996-97, bertemu dengan direktur klub pada hari Selasa (30/05), setelah menuntut agar mereka mendukungnya setelah kemenangan final Piala FA Arsenal melawan Chelsea pada hari Sabtu dan mengakhiri perjalanan musim ini dengan kuat dan percaya diri.

Stan Kroenke, pemegang saham mayoritas, telah berdiri teguh untuk mendukung Wenger, bahkan selama kemunculan tekanan dan teriakan untuk mundur dari akhir Januari sampai awal April, ketika tim tersebut menelan kekalahan pada tujuh dari 12 pertandingan di semua kompetisi. Mereka tidak pulih cukup di Premier League dan, untuk pertama kalinya di bawah Arsene Wenger, The Gunners absen dari finish di posisi empat besar. Hasil finish kelima yang hanya cukup bagus untuk kualifikasi Europa League.

BACA JUGA: Alexis Sanchez Diisukan akan Menyebrang ke Manchester City

Kroenke memberikan dukungannya kepada Arsene Wenger dan kontrak baru kembali ditekankan pada pertemuan dewan direksi. Kroenke, jelas, masih sangat percaya bahwa Wenger dapat, dengan keadaan yang tepat, memajukan Arsenal untuk menantang tim lain untuk bersaing mendapatkan gelar – kemenangan yang akan membuktikan paruh kedua masa jabatan manajer yang telah cukup panjang.

Hasil positif di akhir musim tentu telah membantu membuat pertemuan berjalan dengan lancar, meski sudah lama ada perasaan Kroenke yang siap berdiri untuk Wenger. Meriam London berhasil memenangkan sembilan dari 10 pertandingan terakhir mereka, termasuk semifinal Piala FA melawan Manchester City dan final melawan Chelsea.

Arsene Wenger sepanjang karirnya di Arsenal [sumber: itv]

Selama masa kekalahan sepanjang 12 pertandingan, termasuk kekalahan agregat 10-2 yang menghancurkan martabat Arsenal kala melawan Bayern Munich di Liga Champions, Ivan Gazidis, chief executive, mendorong agenda “katalisator untuk perubahan dalam personil kepelatihan”.

Gazidis merasa bahwa beberapa struktur dan personil di sekitar manajer perlu diubah dan diperbaiki – seperti pelatih kiper, Gerry Peyton – dimana pernyataan ini memicu sebuah perebutan kekuasaan yang berkobar menjadi perang kekuasan, karena Wenger menentang beberapa saran – yang paling garang adalah gagasan untuk menunjuk Seorang direktur sepakbola untuk membantu Arsene Wenger. Wenger juga telah membuat komentar sarkastik tentang meningkatnya penggunaan analisis, yang merupakan sesuatu yang telah diperjuangkan Gazidis.

Arsene Wenger dengan tekun menjaga kendali atas sisi teknis klub namun Gazidis akan mengatakan kepadanya bahwa setiap perubahan tidak akan merusaknya dalam hal persiapan tim atau perekrutan pemain. Gazidis, seperti biasa, harus memainkan permainan diplomatik. Diharapkan peran direktur olahraga tersebut ditujukan untuk menghilangkan beberapa tekanan pada Wenger di bidang logistik, kedokteran dan analisis. Masih belum diputuskan perubahan spesifik mana yang telah disetujui Arsene Wenger.

Hal yang paling utama adalah Arsene Wenger tetap tinggal di Arsenal; Kontraknya saat ini akan berakhir pada tanggal 30 Juni. Bersama dengan dewan direksi, dia membahas bisnis yang mendesak seperti anggaran untuk musim depan dan bagaimana memastikan bahwa pemain kunci seperti Alexis Sánchez, Mesut Özil dan Alex Oxlade-Chamberlain tetap berada di klub tersebut. Ketiganya siap memasuki musim akhir kontrak mereka musim depan.

Wenger mengakui setelah pertandingan terakhir musim kompetisi melawan Everton bahwa “lingkungan psikologis di lingkungan pemain benar-benar menghebohkan”. Dia menyalahkan sebagian masalah itu disebabkan oleh ketidakpastian masa depannya. “Bagi saya kontrak tidak memiliki arti khusus tapi, karena perdebatannya yang berdampak buruk, saya seharusnya sudah harus menyelesaikannya dari dulu” katanya, usai final Piala FA.