Aubameyang Bantu Dortmund Taklukkan Frankfurt untuk Angkat trofi DFB Pokal

Aonwin – Pierre-Emerick Aubameyang mencetak penalti cerdik untuk Borussia Dortmund dalam usaha memenangkan final DFB Pokal atas Eintracht Frankfurt 2-1 dalam pertandingan yang mungkin akan menjadi yang terakhir baginya untuk klub tersebut pada hari Sabtu (27/05).

Aubameyang, pencetak gol terbanyak Bundesliga dengan 31 gol, melakukan tendangan chip  lurus ke tengah saat kiper Frankfurt Lukas Hradecky melompat ke arah yang berbeda, memberikan Dortmund gelar pada usaha keempat setelah menelan kekalahan pada  tiga partai final sebelumnya.

BACA JUGA: Marc Bartra Ceritakan Pengalamannya Usai Ledakan Bom

Aubameyang telah menjadi subyek spekulasi transfer yang menghubungkannya dengan kepindahan dengan nilai trasnfer raksasa di jendela transfer musim panas mendatang. Ia telah menyelesaikan musim dengan torehan 40 gol di semua kompetisi. “Ini adalah saat-saat indah, momen dimana kami bekerja untuk berada disini, tidak mudah, para pemain sangat berhak untuk mendapatkan trofi ini,” kata presiden Dortmund Reinhard Rauball, menyinggung kesulitan yang dihadapi pemain setelah serangan bom pada bus tim tersebut pada bulan April lalu.

Pelatih Dortmund Thomas Tuchel mengklaim trofi pertamanya di pertandingan yang mungkin juga akan menjadi pertandingan terakhirnya di klub tersebut. Tuchel terlibat cekcok dengan manajemen Dortmund. “Ini adalah salah satu hari terbaik dalam karir kepelatihan saya, saya harus membiarkan semuanya merasuk kedalam diri saya,” kata Tuchel, yang timnya mengalahkan juara bertahan Bayern Munich di semifinal.

“Saya memiliki kontrak dan saya ingin memenuhinya,” kata Tuchel, yang kontraknyaakan berakhir pada tahun 2018 mendatang. “Bagi saya perundingan masih tetap terbuka.” Tuchel mengatakan Dortmund tidak akan memenangkan gelar jika tidak ada ikatan bagus antara dia dan para pemainnya.

“Harus ada kepercayaan antara pemain dan pelatih bagi anda untuk mencapai tujuan anda, karena itulah Frankfurt adalah lawan tangguh, karena ada ikatan bagus di antara mereka.” Ousmane Dembele membawa timnya kepada awal yang bagus di menit kedelapan saat dia menghindari Jesus Vallejo di sebelah kanan kotak pinalti dan menendangkan bola ke arah tiang jauh.

Frankfurt secara bertahap berhasil kembali ke permainan – Haris Seferovic dan Ante Rebic keduanya beberpa kali tampil membahayakan pertahanan Dortmund – sebelum akhirnya Rebic menyamakan kedudukan pada menit ke 29. Marco Fabian memenangkan bola di lini tengah, bermain pendek dengan Mijat Gacinovic dan Gacinovic melepaskan umpan matang  untuk Rebic yang berhasil mengalahkan Roman Buerki yang berada di bawah mistar Dortmund.

Dortmund dipaksa melakukan dua perubahan saat istirahat: Christian Pulisic masuk menggantikan Marco Reus yang didera cedera pada lutut kanan dan Gonzalo Castro menggantikan Marcel Schmelzer yang bermasalah dengan paha kirinya. “Ini mungkin sedikit melelahkan,” kata Reus tentang cederanya setelah merebut gelar pertamanya.

Fabian menyelamatkan Frankfurt di garis gawang dari tendangan overhead Aubameyang dari umpan silang Dembele. Tapi Aubameyang, yang memiliki khas permainan yang tenang, dengan santai mencetak gol kemenangan di pertengahan babak kedua setelah Hradecky menjatuhkan Pulisic untuk memberikan tendangan penalti bagi BVB.

Frankfurt memasukkan Alexander Meier sebagai tanggapan dari ketertinggalan namun ia tidak dapat melepaskan timnya dari kekalahan. “Tentu saja Anda kecewa, tapi saya juga tahu untuk menghargainya. Kekalahan adalah bagian dari sepak bola,” kata pelatih Frankfurt Niko Kovac, yang timnya mengakhiri musim ini dengan tangan hampa.

Dengan kemenangan Dortmund di kancah DFB Pokal berarti Hertha Berlin yang lolos ke babak grup Europa League, sementara tempat ketujuh di Bundesliga yang diduduki Freiburg akan lolos ke kualifikasi Liga Europa, karena Dortmund sudah dipastikan lolos ke Champions League musim depan.