Crystal Palace Selangkah Lagi Amankan Jasa Calum Chamber

AOnwin – Arsenal sedang berdialog dengan Crystal Palace untuk penjualan Calum Chambers dengan kedua klub semakin yakin bahwa sebuah kompromi dapat segera diselesaikan mengenai harga pemain muda tersebut. Palace telah mendiskusikan pilihan pinjaman dan opsi permanen untuk bek Inggris tersebut namun tawaran awal mereka, yang diperkirakan bernilai sekitar £ 16 juta termasuk penambahan dan persentase potensi biaya penjualan, masih di bawah penilaian Arsenal senilai 25 juta poundsterling untuk defender 22 tahun, yang menghabiskan musim lalu di Middlesbrough yang terdegradasi. Frank de Boer menganggap Chambers sebagai center back yang bisa masuk ke dalam formasi 3-4-3 yang diinginkannya, dengan pelatih Belanda mencoba men-tweak gaya bermain tim tersebut.

BACA JUGA: Crystal Palace Finalisasi Kepindah Jairo Riedewald dari Ajax

Bek Arsenal itu memainkan 24 pertandingan Premier League untuk Boro dan tampil mengesankan kala menjadi pemain U-21 Inggris di Kejuaraan Eropa musim panas ini namun, setelah disadarkan bahwa peluangnya akan terbatas di Stadion Emirates, ia dengan senang hati setuju dengan keputusan untuk pindah ke Palace dalam upaya untuk mencari waktu bermain secara reguler. Mantan pemain Southampton yang kepindahannya ke klub London utara memakan biaya £ 16 juta pada tahun 2014 ini semakin matang dalam permainannya sebagai defender di Premier League.

Palace, yang satu-satunya tambahan untuk saat ini adalah Ruben Loftus-Cheek dengan pinjaman jangka panjang dari Chelsea, memiliki kesepakatan dengan Ajax untuk bek Belanda Jaïro Riedewald namun masih menunggu keputusan agen dan biaya kontrak sebelum pengumuman. “Ini tidak 100% dilakukan jadi kami harus menunggu,” kata De Boer, yang timnya berhadapan dengan West Bromwich Albion dalam pertandingan pra-musim terakhir mereka di Hong Kong pada hari Sabtu. “Mudah-mudahan proses ini akan menjadi waktu yang sangat singkat.”

Pemain asal Belanda lainnya, bek Porto Bruno Martins Indi, juga telah menjadi subyek minat Palace dan pembicaraan telah diadakan dengan klub Portugal tersebut yang bertujuan untuk mengamankan pemain yang menghabiskan musim lalu dipinjamkan ke Stoke. Masih harus dilihat apakah Palace akan berusaha untuk mendatangkan Martins Indi dan Chambers.

Semetara itu, masih dari kota London, Érik Lamela diberitakan tidak akan melakukan travel dengan skuad Tottenham Hotspur dalam tur mereka ke Amerika Serikat dan dia tidak akan fit sampai akhir September, karena ia masih melanjutkan rehabilitasi dari masalah pinggul jangka panjang.

Mauricio Pochettino, sang manajer, telah memutuskan untuk meninggalkan pemain-pemainnya yang cedera di London dan itu berarti Danny Rose juga akan tetap berada di London. Bek kiri andalan Spurs musim lalu baru saja menjalani operasi pada bulan Mei untuk masalah lutut yang menghancurkan paruh kedua musim lalu dan dia berada pada keraguan masalah kebugaran hingga awal musim depan.

Moussa Sissoko, yang ingin dijual klubnya, belum melakukan perjalanan karena virus sementara Heung-min Son tetap berada di rumah karena cedera lengan. Pochettino akan memberi kesempatan pada Marcus Edwards, setelah memberi waktu bermain pada gelandang berusia 18 tahun itu setelah berpartisipasi untuk Inggris di kejuaraan U-19 Eropa.

Penampilan terakhir Lamela untuk Tottenham terjadi pada 25 Oktober – melawan Liverpool di Piala EFL – dan ini merupakan masa yang sangat menyebalkan baginya, dengan cedera tersebut gagal merespons pengobatan. Dia akhirnya dikirim untuk operasi pada tanggal 1 April namun jalan menuju kebugaran penuh masih terlihat sulit.

Tottenham melakukan perjalanan ke AS pada hari Rabu, di mana mereka akan bermain pada laga persahabatan melawan Paris St-Germain di Orlando, Roma di New York dan Manchester City di Nashville.