Derby Manchester di Houston: Lukaku Kalahkan Ederson

AOnwin – Edisi terbaru dari fixture yang pertama kali dimainkan pada tahun 1881 adalah kisah debut tidak mengesankan bagiEderson, kiper seharga £ 34.69 juta, yang bersalah atas setiap serangan Manchester United. Kesalahan adalah fitur sepak bola pra musim dan Ederson mungkin akan menghasilkan lebih banyak. Namun, mengingat tawaran Manchester City kepada kebutuhan No1 di bawah Pep Guardiola, harapan pemain Brasil ini akan cepat mengendap.

Gelombang merah datang pertama saat Ander Herrera memaksa  Ederson melakukan penyelamatan pertama bagi City dan melonjak usaha Lukaku ke Jesse Lingard yang diselamatkannya dengan mudah. Kemudian berganti muncul gelombang biru langit saat Phil Foden menggiring bola ke depan dan membiarkan tembakan kaki ke kirinya masih bisa diantispasi David De Gea dengan hati-hati.

Seperti Foden, Kyle Walker memulai debutnya. Sementara pemain berusia 17 tahun dari Stockport berada di sebelah kiri permain City yang mengusung 4-3-3, sementara bek kanan baru dari Spurs itu menghabiskan biaya awal £ 45 juta dan dioperasikan di tempat bek kanannya yang normal.

Dalam perlombaan lari dengan Marcus Rashford, Walker menunjukkan kualitas prima yang diperolehnya – melaju – dan menggiring bola keluar yang dipamerkan juga merupakan tantangan lebih jauh; Rashford dan Henrikh Mkhitaryan bergabung dengan Lukaku sebagai pemain United yang mungkin memberi tahu Mourinho bahwa laga ini harus diperebutkan sebagaimana mestinya.

Mengingat ini adalah laga pra musim pembukaan bagi City sejak kemenangan 5-0 di Watford pada tanggal 21 Mei, mereka bisa merasa bahagia dengan ketajamannya. Namun seiring dengan asiknya menyerang, anak asuh Guardiola mencari lebih banyak lagi peluang meski mereka harus mengakhirinya karena kesalahan Ederson.

Sebelum mereka kebobolan, Fernandinho melompat ke arah pertahana United dan memberi umpan pada Patrick Roberts yang berlari kedepan gawang dan kemudian ditarik kembali oleh Chris Smalling. Wasit, Ismail Elfath, gagal meniup peluitnya, dan saat kepemilikannya tiba di Sterling, Smalling kembali menghalangi usaha tersebut.

Kejadian berikutnya melibatkan gol kedua Lukaku dalam dua pertandingan dan berasal dari satu hal yang tidak diinginkan Guardiola: sebuah kesalahan Ederson. Masalah pelatih Catalan pada kiper nomor No1 dimulai dengan dibuangnya Joe Hart pada musim panas lalu dan pindah ke penggantinya, Claudio Bravo yang bertahan dalam sebuah kampanye 2016-17 yang mengecewakan.

Ederson, kemudian, adalah pengganti Bravo. Ketika Paul Pogba membalikkan umpan yang tepat ke Lukaku, kiper muda berusia 23 tahun ini mencoba keluar dan menanduknya keluar  tapi ia gagal mengambil bola dan dari sudut yang ketat Lukaku menyapu satu gol dengan rapi.

Selang dua menit kemudian gol kedua United datang menyebabkan pengamatan lebih lanjut tentang Ederson. Mkhitaryan berjalan menuju daerah pertahanan dan langsung memberi assist pada Rashford. Pemain muda ini membidik dan meskipun usaha itu datang dengan keras dan benar, penjaga gawang ini tampak cukup dekat dengan bola untuk menempelkan sarung tangannya. Sebaliknya ia malah melakukan gerakan menghindar menjauh dari jalan bola.

Untuk babak kedua Guardiola membuat tujuh perubahan dan Mourinho membuat tiga. Yang tidak berubah adalah busur Ederson yang goyah. Dari posisi yang mengingatkan pada garis separuh diman David Beckham mengalahkan Kiper Wimbledon Neil Sullivan pada 1996, Rashford meluncurkan bola ke gawang City. Kipe asal Brazil itu mengantisipasinya dengan cemas dan hanya nyaris berhasil melewatinya.

Kesempatan berikutny United menyerang Ederson kembali tak berdaya. Namun beruntung tendangan Lukaku usai melepaskan diri dari posisi yang benar dan aman hanya membentuk mistar gawang. Penggantian lebih lanjut mengikuti dan seolah mengganggu aliran pertandingan. Yang menarik di sini adalah pemandangan Samir Nasri dan Eliaquim Mangala dengan jersey City, mengingat kedua pemain hampir dipastikan akan hengkang dari Etihad Stadium.