Dilema di Kubu Arsenal dan Chelsea untuk Menjalani Premier League Musim Depan

Aonwin – Sedikit yang akan bisa mengkoreografi perpisahan mereka seperti kapten Chelsea John Terry. Banyak pemain dan manajer di English Premier League yang bersiap untuk perpisahan yang dipaksakan di masa offseason ini. Tidak ada klub di Premier League yang memiliki lebih banyak ketidakpastian daripada Arsenal, sebuah klub di persimpangan jalan dan telah keluar dari Champions League untuk pertama kalinya dalam dua dekade. Begitu banyak intrik seputar nasib masa depan Arsene Wenger karena kontrak manajer asal Perancis itu akan berakhir tanpa konfirmasi apakah ia akan bertahan untuk musim ke-22. Bulan-bulan penuh ambiguitas menciptakan “lingkungan psikologis” yang diakui Wenger “benar-benar merusak mental” bagi para pemainnya.

Pemain seperti Mesut Ozil dan Alexis Sanchez memasuki tahun-tahun terakhir kontrak mereka. Kepentingan mereka tidak bisa diabaikan dalam membantu Arsenal musim ini. Di Premier League saja, Sanchez mencetak 24 gol dan memberikan 10 assist, sementara Ozil menyumbang delapan gol dan sembilan assist. Jika Alexis Sanchez dan Ozil tidak memperpanjang kontrak mereka, Arsenal akan dipastikan akan memasuki ke dalam fase kebingungan: Menjual mereka sekarang atau biarkan mereka pergi tanpa alasan setelah satu musim depan berakhir? Secara finansial.

Premier League

Arsenal harus tetap memilih proposisi yang menarik bagi mereka, terutama dengan paket gaji yang digemukkan. Namun tim tersebut terlihat lebih jauh dari sebelumnya setelah mengakhiri kekeringan gelar 13 tahun setelah finis kelima, yang terendah dalam “pemerintahan” Wenger. Dan Ozil dan Sanchez akan menjadi penonton berlaga ketimbang berkompetisi di antara klub elite Eropa musim depan. Tanpa iming-iming bermain di Champions League, menggantikan Ozil dan / atau Sanchez akan semakin ketat. Apalagi saat rival-rival Premier League akan berani mengeluarkan kocek mereka di masa transfer untuk pencetak gol produktif seperti Sanchez.

Chelsea

Di London, Chelsea pada hari Minggu kemarin satu-satunya proses perpisahan resmi adalah untuk John Terry, yang sudah 22 tahun hubungannya dengan juara yang baru dinobatkan tersebut berakhir dengan guard of honour mid-match. Diego Costa tidak akan mendapatkan keriangan yang sama jika ia pergi di bursa transfer musim panas. Striker asal Spanyol itu telah dikaitkan dengan kembalinya Atletico Madrid. Costa juga kelihatan berkurang fokusnya  sejak tawaran finansial yang menguntungkan datang dari China pada Januari.

Costa tinggal di Chelsea dan tidak keluar dari The Blues pada Januari, namun performanya mengering. Hanya enam go yang ia jaringkan di 16 pertandingan terakhir Premier League. 19 pertandingan sebelumnya menghasilkan 14 gol. Chelsea masih mengangkat trofi untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir namun sepertinya mereka akan kehilangan salah satu ujung tombaknya.

Manajer Chelsea Antonio Conte ingin memperkuat skuad untuk mengatasi tuntutan fixture yang meningkat saat bermain di Champions League selama setahun ke depan. Kembali ke Stamford Bridge bisa menjadi pilihan  untuk Romelu Lukaku. Setelah dianggap sebagai pewaris tahta alami untuk Didier Drogba, striker Belgia tersebut berjuang untuk peluang tim pertama di Chelsea namun kalah bersaing dan dikirim keluar pada beberapa proses pinjaman sebelum akhirnya dijual ke Everton pada tahun 2014.

Dengan 25 gol untuk tim di peringkat ketujuh di akhir musim ini Everton, Lukaku menghilangkan keraguan tentang kecakapannya dalam mencetak golnya yang tidak dapat ia tunjukkan saat bertahan cukup lama di Chelsea. Lukaku, yang masih berusia 24 tahun, akan menjadi pemain yang diminati oleh klub-klub EPL dan dia sudah secara terbuka mempertanyakan ambisi Everton untuk bersaing dengan klib-klub elit di English Premier League.

Sementara di kota Manchester, Aguero meski masih mendapatkan tempat di skema milik Pep Guardiola musim ini, namun ia lebih sering mendapatkan kritikan dibandingkan pujian dari pelatih asal Spanyol tersebut. Pep telah mendatangkan Gabriel Jesus yang langsung tancap gas menunjukkan performa apiknya dengan kombinasi bersama Leroy Sane dan Raheem Sterling. Kepastian masa depan Aguero semakin tidak jelas setelah Pep secara tegas berbicara akan menambah amunisi lini depannya di jendela transfer musim panas ini.