Dilema Terakhir Zinedine Zidane Sebelum Partai Final Champions League

Aonwin – Zinedine Zidane memiliki satu dilema terakhir untuk dipecahkan sebelum Real Madrid menghadapi Juventus di final Liga Champions, Sabtu. Apakah dia akan bermain dengan Gareth Bale yang kuat dalam menyerang atau mempertahankan kreativitas Francisco “Isco” Alarcon di lini tengah?

Ini akan menjadi keputusan yang sulit, “kata Zidane.” Mereka adalah dua pemain bagus yang sangat penting bagi kami. Bale telah bermain beberapa menit tapi dia baru saja pulih dari cederanya. Dan kita sudah tahu seperti apa permainan milik Isco .”

BACA JUGA: Simak Prediksi Mendetail Milik Tim Analisa AONWIN untuk Partai Final Champions League

Bale adalah starter reguler untuk Zidane sampai akhirnya ia didera cedera pergelangan kaki kanan yang akhirnya mengesampingkan pemain depan Wales itu selama hampir tiga bulan di awal musim ini. Isco berhasil mengambil alih posisi Bale di dalam skuad dan dengan cepat menjadi anggota penting dibawah asuhan Zidane.

“Apapun keputusan yang (Zidane) buat, itu final, saya benar-benar memahaminya,” kata Bale. “Saya pikir Isco telah tampil fantastis, dia telah bermain sangat baik dalam beberapa minggu terakhir, dia telah membantu tim ini.” Bale yang kini berusia 27 tahun ini memiliki kekurangan waktu bermain terbatas pada fase akhir musim ini. Dia melewatkan leg kedua perempatfinal melawan Bayern Munich dan kedua pertandingan semifinal melawan Atletico Madrid karena masalah yang berasal dari cedera pergelangan kaki.

Pada hari Selasa, dia mengatakan telah pulih namun masih belum “100 persen.” Zidane mengatakan Bale siap untuk bermain, namun tidak memberikan petunjuk apakah dia akan memasukkan pemain asal Wales tersebut ke starting lineup atau menahannya di bangku cadangan.

Bahkan pelatih Juventus Massimiliano Allegri ikut andil dalam perdebatan tersebut, dengan mengatakan bahwa karakteristik permainan Los Blancos berubah secara signifikan tergantung pemain mana yang berada di barisan starting lineup. “Dengan Bale, mereka bermain semakin dalam,” kata Allegri. “Jika Isco bermain, dia jauh lebih teknis.”

Zidane mengatakan bahwa ada kemungkinan Bale dan Isco akan tampil bersama di final. “Mereka bisa bermain bersama juga,” kata Zidane. “Itu terjadi di 16 laga lainnya musim ini dan mungkin itu bisa terjadi lagi di final.”

Jika Zidane membuat keputusan itu, dia kemungkinan akan menarik Karim Benzema keluar dari lineup. Jika hanya Bale bermain, Madrid akan memiliki tiga orang dalam skema serangan bersama Benzema dan Cristiano Ronaldo. Tapi jika Zidane memilih Isco maka pemain nasional Spanyol itu akan bermain di antara gelandang dan pemain depan. Isco semakin berkembang di posisi itu, menjadi salah satu pemain terbaik bagi El Real di akhir musim.

“Dengan 4-3-3 Anda bisa bermain lebih banyak dari sisi, dengan dua pemain di sayap di depan,” kata gelandang Toni Kroos. “Dan dengan 4-4-2 Anda memiliki dua striker di tengah, tentu saja itu akan mengubah cara kami bermain, tidak hanya dengan skema penyerangan namun juga ketiga harus mengatur organisasi pertahanan. Pelatih akan memberi tahu kami apa yang terbaik melawan tim ini [Juventus] pada hari Sabtu mendatang.”

Gareth Bale mencetak gol bagi Real Madrid saat mereka mengalahkan rival sekota Atletico Madrid di final tahun 2014 silam. Dia juga menjadi starter di final musim lalu sementara Isco adalah pemain pengganti di babak kedua di kedua partai final Champions League.

Real Madrid mengincar back to back trofi Champions League yang belum pernah terjadi selama kompetisi ini berubah format, sementara Juventus sedang berusaha mengejar treble pertamanya setelah mengamankan gelar Serie A dan Coppa Italia.