Duel Penting antar Lini di Final UEFA Champions League

Aonwin – Pada malam nanti akan terjadi duel disetiap lininya antara kedua tim yang bisa menentukan akhir dari Juventus dan Real Madrid yang bertemu di laga final Champions League.

BUFFON vs RONALDO

Salah satu kiper terbaik sepanjang masa ini akan mencoba menghentikan salah satu pemain depan terbaik. Gianluigi Buffon, veteran Juventus yang berusia 39 tahun tengah mengincar gelar Liga Champions pertamanya, dengan menghadapi Cristiano Ronaldo, bintang Real Madrid yang juga sedang berusaha untuk merebut gelar juara ketiga kalinya dalam empat musim.

BACA JUGA: Ronaldo dan Dybala Berencana Taklukkan Final Champions League

“Saya tidak akan bermimpi menempatkan diri di posisi yang sama dengan Cristiano,” kata Buffon pada hari Jumat. “Cristiano adalah panutan bagi semua orang.”

Ronaldo telah berhasil menunjukkan peforma terbaiknnya melawan Buffon sejauh ini, ia mencetak lima gol dalam empat pertandingannya melawan kiper Italia tersebut. Dua gol terakhirnya ada di semifinal Liga Champions 2015, tapi Juventus bisa melaju ke final kali ini berkat dari kerja keras Buffon.

“Yang bisa saya lakukan adalah mencoba untuk tidak kebobolan gol, tapi dia berada dalam posisi yang lebih baik untuk menentukan hasil pertandingan,” kata Buffon.

Ini akan menjadi final Liga Champions Buffon yang ketiga. Putarannya sebelumnya berakhir dengan kekalahan melawan Barcelona pada tahun 2015 dan melawan AC Milan pada tahun 2003. Cristiano Ronaldo, pemain terbaik dunia tahun ini, telah memenangkan Champions League bersama Manchester United pada 2008 dan dengan Madrid pada 2014 dan 2016.

ALVES vs MARCELO

Fullbacks veteran Brazil ini sama-sama berkembang dengan klub mereka musim ini. Mereka akan bermain di sisi lapangan yang sama pada hari ini, menyerang dan bertahan melawan satu sama lain. Marcelo yang berusia 29 tahun, bek kiri terampil yang telah bermain dengan Madrid selama lebih dari satu dekade, akan mencoba untuk memenangkan gelar Liga Champions ketiganya.

Sedangkan Alves uang berusia 34 tahun, bek kanan yang baru bergabung dengan Juventus dari Barcelona musim ini, akan mengincar trofi keempatnya di kompetisi klub papan atas Eropa. Sebelumnya ia berhasil memenangkan tiga trofi Champions League dengan Barcelona. Mereka telah menjadi rekan tim di tim nasional Brazil dan diharapkan menjadi starter di bawah pelatih Tite di Piala Dunia tahun depan di Rusia.

HIGUAIN vs RAMOS

Gonzalo Higuain, yang pindah ke Juventus dari Napoli dengan memcahkan rekor transfer Liga Italia 90 juta euro, mendapat kesempatan untuk membuktikan kemampuannya melawan mantan rekan setimnya Real Madrid Sergio Ramos. Keduanya bermain bersama di Madrid dari 2007-13 dan Higuain mengatakan mereka masih saling menghubungi satu sama lain. Higuain, striker Argentina yang tangguh, memiliki musim yang solid dengan 24 gol di liga Italia dan lima di Liga Champions.

Ramos, salah satu bintang utama untuk Madrid dalam memenangkan dua final terakhir Eropa. Ramos yang unggul dari segi pertahanan dan menyerang, buktinya dia berhasil membobol jala lawan sebanyak 10 kali di semua kompetisi musim ini untuk meraih torehan gol terbaik dalam karirnya.

Ramos juga kerap kali mencetak gol penyeimbang pada menit ke-93 di final 2014 melawan Atletico Madrid untuk memperpanjang permainan memasuki tambahan waktu. Tahun lalu, dia mencetak gol dalam masa perpanjangan waktu dan berhasil mengeksekusi tendangan penalti dalam drama adu penalti yang dimenangkan Madrid yang kala itu melawan Atletico. Ramos dan Higuain memenangi tiga gelar liga Spanyol bersama di Madrid.

ALLEGRI vs ZIDANE

Dua mantan pemain, Massimiliano Allegri dan Zinedine Zidane akan beroperasi dari pinggir lapangan pada hari ini, masing-masing mencoba untuk memenangkan satu trofi terakhir dalam musim yang luar biasa bagi kedua klub tersebut.

Allegri, seorang manajer sejak tahun 2003, berada di final Liga Champions keduanya dan mencari gelar pertamanya. Zidane, yang baru bekerja kurang dari dua musim, berusaha menjadi pelatih pertama yang merebut gelar Eropa back-to-back di era Champions League.

“Kita harus kuat dan yakin dengan kemampuan kita dan bermain bagus baik dari sisi teknis dan taktis,” kata Allegri.

Kedua pelatih tersebut telah berhasil melampaui harapan setelah sebelumnya direkrut dengan penuh tanda tanya, Allegri yang menggantikan Antonio Conte yang sangat populer pada tahun 2014 dan Zidane yang baru memulai debutnya di 2016 dengan Madrid dalam krisis setelah hasil buruk di bawah manajer Rafa Benitez.