Eusebio Di Francesco Jabat Kursi Kepelatihan Roma

Aonwin – Mantan gelandang Roma Eusebio Di Francesco ditunjuk sebagai manajer runner-up Serie A pada hari Kamis, dengan harapan dapat mengantarkan Giallorossi memasuki era baru setelah pensiunnya kapten dan legenda mereka Francesco Totti.

Roma mengumumkan bahwa Di Francesco telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun untuk menggantikan Luciano Spalletti, yang berangkat untuk menjadi pelatih Inter Milan. Di Francesco bermain untuk Roma selama empat musim dari 1997-2001, membantu Giallorossi memenangkan Serie A pada tahun 2001.

BACA JUGA: 5 Pemain Yang Akan Eksodus dari AC Milan Musim Ini

Pelatih berusia 47 tahun Di Francesco melatih Sassuolo selama lima musim terakhir, membimbing klub tersebut dari Serie B pada 2013 menuju ke tempat keenam Serie A musim 2015 dan kualifikasi Liga Europa pada 2016. Dia sebelumnya telah melatih Virtus Lanciano, Pescara dan Lecce.

Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2005, Di Francesco kembali ke Roma sebagai manajer operasi tim untuk musim 2005-06. “Saya sangat senang bisa kembali ke Roma, untuk melatih klub yang selalu sangat berarti bagi saya,” kata Di Francesco, yang akan melakukan debut melatih di kancah Liga Champions musim depan. “Saya akan memberikan semua yang saya miliki untuk memastikan tim ini mendapatkan hasil terbaik.”

Di Francesco menjadi pelatih keenam Roma sejak sekelompok eksekutif dari Boston membeli klub tersebut pada tahun 2011 dan menjadikannya sebagai tim yang dimiliki mayoritas asing pertama di Serie A. Roma telah menyelesaikan pada peringkat kedua atau ketiga masing-masing dari empat musim terakhir, dan musim ini ingin mencoba menutup kesenjangan dengan Juventus, yang telah memenangkan Serie A untuk catatan enam tahun berturut-turut.

Totti pensiun saat Serie A berakhir bulan lalu, yang berarti musim depan akan menjadi kali pertama bagi Roma tanpa sang legenda dalam seperempat abad ini. “Ketika kami duduk untuk mendiskusikan kandidat ideal untuk peran pelatih Roma, kami menginginkan seseorang yang bisa masuk dan mendapatkan yang terbaik dari pemain tim utama kami dan juga membantu membawa beberapa talenta muda dari akademi, “ujar Presiden Roma Jim Pallotta.

“Direktur olahraga baru kami Monchi, memilih Eusebio Di Francesco dan, dengan gaya permainannya, kami yakin dia pantas untuk Roma,” Pallotta menambahkan. Penunjukan tersebut dilakukan pada hari yang sama saat Roma mengumumkan pembelian bek veteran Meksiko Hector Moreno dari PSV Eindhoven, penandatanganan pertama dibawah direktur olahraga baru Monchi.

Sementara itu, pelatih asal Italia lainnya yang telah malang melintang di dunia kepelatihan klub elit dunia, Claudio Ranieri diberitakan akan segera bergabung dengan klub asal Prancis peserta Ligue 1, Nantes. Ranieri telah melatih di liga Prancis, dari 2012-14, saat ia memenangi gelar Liga 2 bersama Monaco, kemudian memimpin tim tersebut menuju finish runner-up di topflight. Delapan kali juara Prancis Nantes diperkirakan akan melanjutkan kerjasama mereka dengan Conceicao musim ini setelah memperpanjang kontraknya sampai 2020. Namun Nantes mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya gagal membujuknya untuk tetap tinggal.

Mantan pemain sayap Portugal itu berusaha keras dalam waktu singkatnya bersama Nantes. Ketika Conceicao memimpin pada bulan Desember, klub tersebut mendekam di posisi ke-19, namun kemudian berhasil mencapai posisi ketujuh di akhir musim- di luar tempat di Liga Europa. Nantes memenangkan delapan gelar terakhirnya pada tahun 2001.

Ranieri juga melatih telah pernah melatih Juventus, Roma dan Inter Milan dalam karirnya yang telah banyak bertanggung jawab atas beberapa tim Italia lainnya serta Atletico Madrid dan Chelsea. Di bawah bimbingan Ranieri, Leicester memenangkan Liga Utama Inggris dengan peluang sebelum pertandingan 5.000-1, setahun setelah lolos dari degradasi. Dia dipecat pada bulan Februari ketika Leicester berada satu poin dan satu tempat di atas zona degradasi dalam  perjalanan mempertahankan gelar yang menyedihkan.