Fabio Borini Jalani Tes Medis Dalam Usaha Transfer ke AC Milan

AOnwin – Fabio Borini akan menjalani perawatan medis di Milan pada hari Kamis sebagai bagian dari transfer bernilai £ 5.3 juta yang diajukan untuk pindah dari klub yang baru saja terdegradasi dari Premier League, Sunderland. Apabila semua prosedur berjalan dengan lancar, pemain depan asal Italia yang kinin berusia 26 tahun itu akan bergabung dalam skema pinjaman untuk durasi satu tahun pertama, dengan Milan diberitakan akan  membayar £ 1 juta di depan dan sisa biaya akan dibayar mengikuti saat kesepakatan tersebut menjadi permanen musim panas mendatang.

Fabio Borini telah diperkirakan akan bergabung bersama Lazio, namun, dengan klub asal kota Roma itu menolak tawaran untuk membayar upah 35.000 pound per minggu, Milan melangkah masuk ke dalam perebutan pemain tersebut dan tampaknya telah membajak transfer striker yang sebelumnya bermain untuk Chelsea, Roma dan Liverpool namun memiliki kelemahan dalam memenuhi potensinya.

Lazio diberitakan akan kehilangan salah satu winger eksposif mereka, Keita Balde Diao yang diisukan akan berganti jersey ke peraih scudetto enam musim terakhir, Juventus. Akibat alasan itulah manajemen The Eagle mencari pengganti sepadan yang mampu menutup lobang yang ditinggalkan oleh Balde Diao, dan pilihan mereka jatuh pada Fabio Borini.

BACA JUGA: 5 Pemain Milan yang Akan Keluar demi Revolusi Baru di AC Milan

Sementara itu, The Old Lady membutuhkan variasi serangan baru dalam skemanya mengingat target mereka untuk mempertahankan gelar di kancah lokal dan bersaing dengan klub-klub besar lainnya di kancah Champions League musim depan. Sejauh ini, Juventus telah mendapatkan Mattia Caldara dari Atalanta untuk mengisi lini belakang serta Patrick Schick, pemain depan sensational asal Republik Ceko yang telah menjadi perhatian banyak klub besar eropa lainnya.

Borini, yang telah mencetak 16 gol liga dalam lima tahun terakhir, sering mengungkapkan perasaan kecewanya pada Sunderland namun membantah bahwa ia terlalu sering diminta untuk bermain di luar posisi naturalnya yakni di posisi sayap dan diinstruksikan untuk melakukan tugas bertahan serta melacak lini tengah lebih jauh daripada menyerang.

Fabio Borini sangat ingin meninggalkan klub divisi Championship yang baru terdegradasi di mana pembicaraan mengenai pengambilalihan klub tersebut tengah berlanjut. Ellis Short, pemilik Sunderland, sedang bernegosiasi dengan sebuah konsorsium Jerman tentang kemungkinan pembelian senilai £ 85 juta bagi kepemilikan klub tersebut dan mengatakan bahwa dia akan meninggalkan perundingan itu jika kesepakatan pada prinsipnya belum tercapai pada awal Juli.

Sementara Sunderland tetap tanpa manajer, meninggalkan Robbie Stockdale, pelatih tim pertama, yang bertanggung jawab atas latihan pra-musim saat para pemain kembali setelah liburan musim panas mereka pada hari Kamis.

Jika konsorsium itu akhirnya berhasil membeli Sunderland – dan, meski kesepakatan sementara berhasil disepakati, due diligence masih harus diselesaikan dan pengambilalihan yang disetujui oleh Football League – konsorsium yang tidak disebutkan namanya dikatakan tertarik untuk menunjuk seorang pelatih Jerman. Jens Keller, pelatih Union Berlin, secara luas disebut-sebut sebagai calon kandidat pemilik baru potensial yang tampaknya sangat ingin melakukan belanja pasar transfer mereka di tingkat kedua Jerman.

Jika pembicaraan ambruk dan Short tetap memegang kendali klub, Martin Bain, chief executive Sunderland, diharapkan dapat mencoba untuk menginstal Simon Grayson, manajer Preston North End, sebagai pengganti David Moyes yang gagal dalam mengulang keberhasilan Big Sam dalam menyelamatkan tim tersebut dari jurang degradasi. Sunderland sebenarnya memiliki beberapa pemain yang cukup bertalenta dalam skuadnya, namun masalah mental menjadi permasalahan utama bagi klub asal pantai barat Inggris tersebut.