10 Gelandang Serang dengan Two-Footed Paling Efektif [Bagian 1]

AOnwin – Ada beberapa hal yang menarik di lapangan sepak bola dimana seorang pemain dengan nyaman mengunakan kedua kakinya untuk mencetak gol ataupun mengoper bola. Biasanya, pemain sepak bola yang ambipedal lebih sering di temukan di lini tengah berperan sebagai gelandang karena mereka lebih banyak menguasai bola daripada bek dan penyerang.

Dengan demikian, ada sejumlah gelandang yang menawarkan ancaman untuk mencetak gol bagi klub masing-masing dengan kedua kakinya. Berikut daftar geladang serang terbaik dengan kedua kaki mereka melalui data untuk mengetahui gelandang serang mana yang memiliki tingkat mencetak gol terbaik.

 

Adam Lallana (Southampton & Liverpool)

Total gol liga: 26

Kaki kanan: 9

Kaki kiri: 14

Kepala: 1

Lainnya: 2

 % Gol dari kaki lemah: 53,8%

Dalam hal gol, musim lalu adalah musim yang terbaik bagi Adam Lallana dengan seragam Liverpool saat ia berhasil mencetak 8 gol dari 31 penampilan liga dengan setengah gol tersebut datang melalui kaki kirinya yang lemah.

Menariknya, Lallana dengan luar biasa selama tiga tahun berseragam Liverpool, ia lebih sering mencetak gol dengan kaki kirinya dibandingkan dengan kaki kanan.

Pada musim 2012-13 dapat dikatakan adalah yang terakhir kali di mana Lallana mencetak lebih banyak gol dengan kaki kanannya dari kiri saat ia mencetak dua gol saat masih bermain untuk Southampton.

Ivan Perisic (Wolfsburg & Inter)

Total gol liga: 34

Kaki kanan: 10

Kaki kiri: 16

Kepala: 8

Lainnya: 0

% Gol dari kaki lemah: 47%

 Posisi Perisic disini agak kontroversial, ini, karena banyak yang tidak tidak yakin kaki mana yang Ivan Perisic lebih suka gunakan.

Namun, saat Anda menyaksikan Perisic bermain untuk Kroasia atau Inter, dia biasanya bermain sebagai pemain depan di sayap kiri, menggunakan kaki kanannya untuk penyelesaian ke gawang lawan.

Apa bila Dilihat dari penyebaran golnya meskipun jelas bahwa ia telah memiliki kesuksesan jauh lebih banyak dalam empat tahun terakhir menembak dengan kaki kirinya dari pada kaki kanannya, secara keseluruhan Perisic dapat menjadi ancaman besar melalu dua kakinya untuk mencetak gol.

 

Roberto Soriano (Sampdoria & Villarreal)

Total gol liga: 26

Kaki kanan: 13

Kaki kiri: 11

Kepala: 2

Lainnya: 0

% Gol dari kaki lemah: 42,3%

Salah satu dari dua Soriano yang ada di Villarreal – yang lainnya adalah pemain lini tengah mereka, Bruno – Roberto Soriano bergabung dengan klub tersebut dari Sampdoria tahun lalu dan naluri pencetak golnya mengesankan yang cukup baik di Italia dan Spanyol.

Soriano menikmati musim debut yang sukses bersama Villarreal yang berakhir dengan sembilan gol dari 33 pertandingan La Liga, dengan dua gol datang melalui kaki kirinya yang terpercaya.

 

Henrikh Mkhitaryan (Borussia Dortmund & Manchester United)

Total gol liga: 27

Kaki kanan: 14

Kaki kiri: 10

Kepala: 3

Lainnya: 0

% Gol dari kaki lemah: 37% 

Playmaker Armenia mengesankan nan serbaguna ini dapat bermain di posisi sayap atau di posisi sentral yang disukainya. Ia memiliki kecenderungan untuk menggunakan kedua kakinya tersebut agar dapat bermain dengan baik di posisi yang berbeda.

Sejauh ini, tiga dari empat gol yang Mkhitaryan cetak di Premier League datang dari kaki kanannya. namun, pada musim terakhirnya bersama Dortmund, dia berhasil mencetak sebanyak enam gol dari kaki kirinya dari sepuluh golny di Bundesliga.

 

Christian Eriksen (Tottenham)

Total gol liga: 31

Kaki kanan: 18

Kaki kiri: 11

Kepala: 1

Lainnya: 1

% Gol dari kaki lemah : 35,4%

Christian Eriksen mengakhiri musim 2016-17 Premier League dengan delapan gol, lima di antaranya ia cetak melalui kaki kirinya yang lebih lemah dibandingkan dengan kaki kanannya dimana ia hanya mencetak dua gol.

Anehnya, Eriksen membutuhkan 28 pertandingan untuk memecahkan kebuntuan mencetak golnya dengan kaki kanan saat ia mencetak gol di injury time saat Tottenham menang 3-1 atas Swansea City dan dia kembali menambahkan gol melalui kaki kanannya beberapa minggu kemudian melawan Crystal Palace.