Monaco dan Juventus Perpanjang Kontrak Pelatihnya

Aonwin – Pelatih AS Monaco Leonardo Jardim telah mengakhiri ketidakpastian mengenai masa depannya dengan menandatangani kontrak baru yang mengikatnya dengan juara Ligue 1 Prancis yang baru dinobatkan tersebut hingga tahun 2020. AS Monaco mengumumkan kesepakatan tersebut di situsnya dan akun Twitter pada hari Rabu, sehari setelah laporan spekulasi yang menyebar mengenai Leonardo Jardim yang akan segera menandatangani kesepakatan dengan nilai fantastis dengan klub asal Liga Super Cina.

Monaco mengatakan Jardim memiliki “ambisi untuk melanjutkan proyek ini dan terus membantu klub untuk tumbuh.” Jardim yang kini berusia 42 tahun, telah memimpin sejak tiga tahun lalu berhasil mengakhiri empat musim dominasi kampiun Ligue 1 dari Paris Saint Germain dengan merebut gelar juara dengan penuh keyakinan dan gaya.

BACA JUGA: Pemain Kunci Dibalik Keberhasilan AS Monaco Musim Ini

AS Monaco menyelesaikan Ligue 1 berselisih delapan poin dari penghuni posisi kedua Paris Saint Germain dan mengukuhkan jumlah gol fantastis sebanyak 107 gol liga dalam 38 pertandingan, dan lebih dari 150 gol di semua kompetisi. Tim asuhan Jardim juga mencapai fase semifinal Champions League – kalah dari Juventus – dan mencapai final Piala Liga dan semifinal Piala Prancis.

“Dia adalah salah satu pelatih terbaik di sepakbola Eropa dan, terlepas dari ketertarikannya untuk pindah, dia memutuskan untuk melanjutkan bersama AS Monaco,” kata wakil presiden klub Vadim Vasilyev. “Ini menunjukkan semua ambisi kita.”

Keputusannya untuk tetap bersama AS Monaco menjadi dorongan besar setelah klub tersebut baru-baru ini menjual playmaker andalan mereka Bernardo Silva ke Manchester City. Klub tersebut juga telah menangkis tawaran lebih dari 120 juta euro ($ 135 juta) untuk striker muda Prancis berusia 18 tahun Kylian Mbappe, yang pada musim ini telah mencetak 26 gol dalam musim pertamanya yang sensasional.

Sementara itu dari kota Turin, Pelatih Juventus Massimiliano Allegri telah menandatangani kontrak baru dengan kampiun Serie A Italia tersebut hingga tahun 2020, yang merupakan pertanda kemenangan baru atas gagalnya meraih gelar Liga Champions yang menyakitkan. Kesepakatan itu diumumkan pada Rabu, empat hari setelah La Vecchia Signora kalah di final Champions League dari Juara La Liga Spanyol, Real Madrid.

Juventus juga kalah dalam final Champions League pada medio 2015 di bawah asuhan Allegri. Juventus telah memenangkan tiga gelar berturut-turut di kancah Serie A dan tiga Piala Italia langsung sejak Allegri dipekerjakan oleh tim asal kota Turin pada tahun 2014 silam. “Allegri tidak dapat disangkal mengubah klub menjadi salah satu klub penting di benua ini,” kata sebuah pernyataan Juventus.

Kesepakatan tersebut dilaporkan bernilai hingga 8 juta euro ($ 9 juta) per musim, termasuk bonus. Kontrak Allegri sebelumnya akan berakhir setelah musim depan. Allegri yang pada awal masa kepelatihannya dikritik oleh fans dan sebagian besar pemain karena saat itu, Allegri berstatus sebagai pelatih yang dipecat dari AC Milan. Saat itu juga, Antonio Conte berhasil mengangkat kembali performa Juventus setelah terseok-seok di beberapa musim sebelumnya.

Allegri yang memiliki gaya kepelatihan yang mengandalkan kekuatan lini tengah berhasil mempertahankan tren positif Juventus dengan selalu meraih double trofi dalam tiga tahunnya ia memerintah di Juventus Stadium. Bahkan dalam tiga tahunnya melatih Bianconeri, mantan pelatih Cagliari ini berhasil membawa The Old Lady ke dua final Champions League, meski harus menerima kekalahan dalam dua kesempatan final tersebut, namun ia berhasil membawa Juventus ke level permainan yang baru yang jauh dari kesan bertahan. Allegri bahkan dengan berani memainkan lima pemain berkarakter menyerang pada musim ini.