Jermain Defoe Merapat ke Bournemouth dalam Kontrak Berdurasi 3 Tahun

AOnwin – Jermain Defoe telah berjanji untuk membawa performa mencetak gol-nya lagi ke Bournemouth setelah menyelesaikan proses kepindahannya kembali ke klub tersebut. Striker berusia 34 tahun itu telah bergabung secara gratis setelah mengaktifkan klausul pelepasan terkait degradasi dalam kontraknya di Sunderland. Defoe, yang mencetak rekor klub saat berhasil mencetak gol pada 10 pertandingan liga berturut-turut untuk Bournemouth selama masa pinjaman pada medio tahun 2000-01 silam, mengatakan bahwa keputusan untuk menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun telah berlangsung lancar dan tanpa masalah.

“Senang bisa kembali dan saya sangat menantikan tantangan ini,” katanya. “Ketika kesempatan untuk kembali ke AFC Bournemouth muncul, saya tahu itu adalah pilihan yang benar. Itu adalah keputusan yang mudah, bergabung dengan tim papan atas dengan manajer top. Ini tempat yang bagus untuk menjadi pemain sepakbola. Penggemar Bournemouth tahu bahwa setiap kali saya mengenakan jersey sebuah klub, saya akan memberikan 100%, dan satu hal yang bisa saya jamin adalah gol. “

BACA JUGA: Defoe Diberitakan Akan Segera Bergabung ke Bournemouth

Bournemouth telah banyak berinvestasi dalam hal gaji bagi Defoe dan Eddie Howe – mantan rekan satu timnya – sangat senang bisa mendapatkan salah satu pemain favoritnya. “Ini adalah momen besar bagi klub sepak bola dan langkah lain ke arah yang benar,” kata manajer tersebut.

“Kami ingin membawa pemain yang dapat memiliki dampak besar ke dalam klub ini untuk membantu pada kenaikan level permainan lanjutan kami dan kami yakin Jermain sesuai dengan rencana kami sebagai pencetak gol yang terbukti memiliki bakat alami. Kami sudah mengenalnya sejak lama, sejak bekerja dengan dia sebagai pemain pro kala ia masih muda dan bermain dengannya. Saya telah mengikuti karirnya dan saya senang bisa mengatakan bahwa dia akan bermain untuk AFC Bournemouth lagi. “

Defoe mencetak 15 gol di kancah Premier League musim lalu untuk memaksakan kembalinya ia untuk masuk ke dalam skuad Inggris asuhan Gareth Southgate. Dalam sebuah pesan perpisahan dengan fans Sunderland di Twitter dia merujuk pada persahabatannya dengan Bradley Lowery, seorang anak berusia enam tahun yang mengidap penyakit yang parah.

Dia menulis: “Saya merasa diberkati telah bermain untuk klub sepak bola yang hebat dengan beberapa penggemar terbaik yang pernah saya temui. Puncak waktu saya di sini adalah saat harus berjalan keluar dengan Bradley melawan Everton dan momen tendangan voli kala melawan Newcastle – gol dimana banya orang masih muncul dan berbicara kepada saya mengenai gol ini !! Saya ingin berharap semua orang di Sunderland yang terbaik untuk masa depan. “

Jermain Defoe telah menjadi kunci bagi performa dari Sunderland musim lalu. The Black Cats bergantung 100 % pada kemampuannya mencetak gol. Hal inilah yang menjadi kunci permasalahan bagi Sunderland musim lalu. Ditambah lagi dengan minimnya dukungan moril dan taktis yang diberikan oleh David Moyes kepada anak asuhnya yang terbukti berdampak buruk bagi performa mereka musim lalu. Praktis hanya Jermain Defoe yang memberikan kemampuan terbaiknya pada setiap laga bagi The Black Cats, terkadang memang Defoe berhasil mendobrak pertahanan tim lawan namun tanpa dukungan pemain lain akan sulit baginya untuk seorang diri menjadi goal getter.

Bournemouth musim lalu tampil bak roller coaster, di awal musim anak asuh Eddie Howe tambil super fantastis dengan dukungan lini kedua yang disokong oleh pemain-pemain muda yang mengisi posisi sayap. Namun setelah melewati tengah musim mereka kehilangan taringnya dan mulai turun ke dasar klasemen. Bournemouth diselamatkan oleh solidnya lini kedua mereka dan bangkitnya performance dari Joshua King yang rutin mencetak gol bagi Bournemouth.