John Terry Mempertimbangkan untuk Gantung Sepatu Setelah Bermain Pada Laga Terakhir Bagi Chelsea

Aonwin – John Terry telah memberikan sedikit kejelasan mengenai masa depannya dengan mengesampingkan rencana untuk bermain dan pensiun dari sepakbola saat kontraknya berakhir dari Chelsea musim panas ini. Sebelumnya ramai diberitakan bahwa defender dengan rekor gol terbanyak di Premier League ini akan mempertimbangkan pilihannya untuk bermain di klub MLS Amerika pada musim depan.

Pemain belakang gaek itu membuat start pertamanya bagi Juara baru Premier League, sejak pertengahan September dalam kemenangan 4-3 atas Watford tadi malam (16/05). Terry mencetak gol ke-67 untuk The Blues namun memberikan kontribusi pada kebobolannya Chelsea oleh sang tamu, Watford. John Terry sepertinya tidak sanggup lagi untuk meladeni cepatnya permainan setelah terlalu lama duduk di bangku cadangan. Terry, ketika mengumumkan bahwa dia akan memutuskan untuk hijrah dari Chelsea setelah 22 tahun bersama, pada awalnya menargetkan untuk mencari lebih banyak kesempatan bermain reguler di klub lain, meskipun dia telah mengisyaratkan bahwa dia sekarang akan meninjau kembali keputusan tersebut.

“Saya tidak pernah ingin menjadi pemain yang seperti itu, tipe yang menggantung [lama di klub], dan membuat para pemain lain yang tidak sabar menunggu untuk dieliminasi,” katanya. “Saya pikir transisi ini baik untuk diri saya, berada di bangku cadangan dan melihatnya dari aspek yang berbeda, telah membuka pikiran saya dengan baik dan akan menjadi berguna saat saya memilih untuk masuk ke manajemen di masa depan. Saya tidak pernah ingin bertahan dan menghentikan kemajuan pemain muda – itulah dasar keputusan saya.

“Saya tahu saya mengatakan bahwa saya ingin bermain sepakbola reguler sepanjang yang saya bisa tapi saya masih belum mengesampingkan keputusan untuk memainkan pertandingan terakhir saya dan pensiun dari sepakbola. Itu tergantung jika tawaran yang tepat datang. Saya akan duduk dan mempertimbangkannya bersama keluarga saya, apakah itu ada di sini atau di luar negeri atau di manapun itu. Benar-benar, saya belum membuat keputusan dan saya hanya mengevaluasi semua pilihan saya saat ini. “

Pelatih kepala Chelsea, Antonio Conte, mendesaknya untuk tetap berpegang pada rencana awal dan tetap bermain. “Saya ingin melihat dia mengangkat trofi [Premier League],” kata pelatih asal Italia itu. “John mengambil keputusan karena dia ingin terus bermain secara reguler, bermain setiap pertandingan, dan untuk alasan itu dia lebih suka meninggalkan Chelsea dan bermain di tempat lain. Kehilangan John Terry akan menjadi kerugian besar bagi kami. John banyak membantu saya di musim pertama saya, di dalam dan di luar lapangan, dan selalu mengirimkan pesan yang benar kepada para pemain.

“Sayang sekali bagi saya, tapi saya menghormati keputusannya. Jika kepala dan tubuh Anda menyuruh Anda bermain, maka sebaiknya terus mencoba. Chelsea akan selalu menjadi rumah bagi John Terry, karena John adalah orang yang hebat dan legenda dan pemain hebat untuk Chelsea, dan di masa depan dimanapun tim yang dia putuskan untuk bermain. “

“Saya berkonsentrasi pada lisensi [kepelatihan] saya saat ini,” tambah John Terry. “Bahkan tahun ini akan telah memberi saya pelajaran yang baik untuk masa depan. Melihatnya dari sisi lain: apakah manajer berbicara dengan pemain yang tidak memiliki jatah bermain? Apakah pelatihan cukup intens untuk memastikan kebugaran Anda benar saat diperlukan, seperti malam ini? Saya telah belajar banyak hal ketika duduk di sana [bangku cadangan] dan melihat para pemain tersebut, bagaimana hal-hal yang telah disorot. Itu akan membantu saya dengan baik, hanya untuk saya, untuk mengambil pengalaman dan melihat bagaimana hal-hal akan terjadi di masa depan.

“[Meninggalkan Chelsea] akan menjadi hal yang sulit. Sangat sulit bila anda pernah berada di klub pada periode yang begitu lama dan memiliki begitu banyak kenangan dan hubungan yang erat, teman, manajer dan hal lainnya. Malam ini saya sangat kuat [secara emosional] tapi minggu depan saya akan hancur [secara emosional/akan menangis], saya tahu itu. “