Juventus Rengkuh Gelar Keenam Berturut-turut di Serie A

Aonwin – Juventus merebut gelar keenam beruntun Serie A mereka dengan kemenangan 3-0 atas Crotone, yang sedang berjuang untuk menghindari degradasi pada pertandingan penting dan menentukan di pekan ke 37 dari perjalanan Serie A di musim ini pada hari minggu (21/05). Mario Mandzukic memberi Juventus keunggulan atas tim papan bawah Crotone pada menit ke 12 dengan mengarahkan umpan silang dari Juan Cuadrado, Paulo Dybala mencetak gol dengan tendangan bebas tepat sebelum jeda turun minum dan Alex Sandro berhasil menambahkan satu gol lagi dengan sundulan terarahnya menjelang akhir pertandingan penuh aksi tersebut.

Si Nyonya Tua kini telah aman dan dipastikan mendapatkan status juara setelah unggul empat poin dari tim yang berada di urutan kedua AS Roma, yang pada pakan lalu secara mengejutkan mengalahkan  Bianconeri dan memberikan kekalahan pertamanya bagi skuad asuhan Massimiliano Allegri sejak Januari lalu. Sebagai catatan, sejak Serie A didirikan pada tahun 1929, tidak ada klub yang sebelumnya pernah memenangkan lebih dari lima gelar secara beruntun, dan kini The Old Lady from Turin berhasil memecahkan rekor tersebut.

Melihat pada catatan sejarah panjang selama berlangsungnya kompetisi paling elit di tanah spaghetti ini, hanya beberapa tim yang pernah menguasai titel scudetto untuk lima musim berturut-turut diantanya ada, Torino memenangkan lima gelar berturut-turut dari tahun 1943-49 (termasuk satu musim yang dibatalkan karena keterlibatan Italia dalam Perang Dunia II) kemudia muncul Inter Milan yang mengambil kesempatan saat Juventus terjungkal ke Serie B dengan memenangkan gelar Scudetto sebanyak lima kali pada periode 2006-10 dan Juventus mengklaim beberapa trophy dari tahun 1931-35. “Kami telah menulis salah satu halaman terbesar dalam buku sejarah sepak bola [Italia],” kata kapten dan legenda Juventus Gianluigi Buffon, yang juga memenangkan gelar Serie A pada musim 2002 dan 2003 bersama Juventus.

“Menang [di Serie A] tidak pernah mudah,” Buffon menambahkan. “Di luar apa yang orang katakan, tetap berada di puncak membutuhkan pengorbanan dari seluruh anggota tim … Jika anda ingin selalu memenangkan pertandingan, anda harus selalu fokus dan kaki anda harus selalu siap.”

Pemain Juventus selebrasi gol
sumber: calciomercato.com

Ini merupakan gelar kedua dalam lima hari terakhi bagi Si Nyonya Tua setelah pada tengah pekan berhasil menang dengan skot 2-0 atas Lazio di final Coppa Itala. Bianconeri memiliki kesempatan untuk melengkapi target treble musim ini dengan kemenangan atas pasukan Real Madrid asuhan Zinedine Zidane di final Liga Champions pada 3 Juni mendatang yang akan dimainkan di Cardiff, Wales.

Juventus juga menambah rekor juara di Serie A bagi mereka sendiri dengan kemenangan kali ini merupakann ke 33 kalinya tim asal kota Turin itu menjadi kampiun Serie A. Setelah peluit akhir dibunyikan para pemain menumpahkan krim cukur ke atas kepala manajer Massimiliano Allegri lalu mengenakan kaos perayaan dengan angka ‘6’ yang menunjukkan jumlah rekor kemenangan liga berturut-turut mereka.

“Pertama-tama, saya harus memuji para pemain yang telah memenangkan enam gelar straight. Mereka yang nantinya akan masuk ke dalam buku catatan sejarah,” kata Allegri, yang menggantikan Antonio Conte pada 2014. Allegri, yang memiliki inspirasi yang sama dengan Conte yang berencana untuk  hijrah ke English Premier League, belum akan memastikan bahwa dia akan tetap bersama Juventus untuk musim depan.

“Itu tergantung kita berdua,” kata Allegri saat diberitahu bahwa direktur klub Giuseppe Marotta akan menyerahkan kepastian masa depannya pada mantan pelatih Milan tersebut. “Saya sangat senang di Juventus, tapi sekarang kita harus fokus untuk bermain, dan mungkin menang di final (Liga Champions) di Cardiff.”