Kasper Dolberg: Wonderkid Ajax asuhan Dennis Bergkamp

Aonwin – Marc Overmars tahu dia sedang menonton sesuatu yang spesial saat pertama kali melihat Kasper Dolberg. Jens Steffensen, mantan pemain internasional Denmark yang telah menjadi agen Dolberg selama lebih dari empat tahun, ingat momen itu saat: “Setelah satu hari trial, dia berkata kepada saya: ‘Kami ingin mengontraknya.’ Kami masuk untuk menelepon orang tua Kasper dan mendiskusikannya. Apa yang harus dilakukan – tapi tidak butuh waktu lama untuk memutuskan karena Ajax memiliki sejarah panjang tentang pemain Denmark yang datang melalui system akademi; Kami memilih mereka dan kami rasa kami memiliki kecocokan yang sangat bagus. Pelatih pribadinya kini adalah Dennis Bergkamp. “

Kurang dari dua tahun, direktur teknik Ajax telah terbukti benar. Dolberg, pemain berusia 19 tahun yang memliki postur dan kekuatan yang mumpuni telah unggul dalam tim muda asuhan Peter Bosz dengan mencetak 16 gol di Eredivisie dan enam lainnya dari sembilan pertandingan kancah Europa League. Bukan untuk pertama kalinya musim ini, perbandingan dibuat untuk remaja yang memiliki skill mumpuni ini dengan legenda Belanda Marco van Basten

“Saya melihat banyak kesamaan dengan Marco van Basten,” kata ayah Dolberg yang merupakan pemain bola tangan, mencatat bahwa anaknya baru saja memecahkan rekor hat-trick pemenang Kejuaraan Eropa 1988 dengan perbedaan empat menit dari sang legenda. “Jika dia [Dolberg] menjadi seperti Van Basten yang tentu saja sangat bagus. Ukurannya sama, sama kecepatannya dan keduanya bagus. “

Dolberg pertama kali terlihat bermain untuk klub lokalnya GFG Voel saat ia berusia 12. Setelah bergantian bermain antara bola tangan dan sepak bola saat masih kecil, ia akhirnya memilik sepak bola dan bergabung dengan akademi Silkeborg. Masih sangat pemalu diawal masuknya ia ke akademi, Dolberg tidak betah di Silkeborg dan akhirnya kembali ke Voel sebulum setahun kemudian dia dibujuk untuk kembali.

“Kami menandatangani Kasper saat dia berusia 15 tahun,” kata Steffensen, yang memiliki perusahaan Agensi Skandinavia Soccer. “Saya bermain selama enam tahun di Bundesliga dan di tim Denmark bersama Allan Simonsen dan John Sivebaek, jadi saya tahu sedikit banyak tentang pemain berbakat.

“Dia sudah memiliki hampir segalanya pada saat itu. Dia memiliki kecepatan, visi yang fantastis untuk permainan, kemampuan dengan kedua kaki, tendangan bebas. Permainannya di udara tidak begitu bagus tapi bila pemain memiliki kecepatan seperti dia, nantinya ia pasti bisa belajar melompat dengan benar, namun yang paling penting bagi pemain muda adalah tergantung pada apa yang ada di dalam kepalanya.”

Kasper Dolberg [sumber: Goal International]

Pada tahun 2009 striker muda Denmark lainnya juga tampaknya juga akan menguasai dunia sepakbola. “Dalam lima tahun saya ingin menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League dan saya ingin dikenal sebagai striker kelas dunia,” kata Nicklas Bendtner, yang sekarang bermain di Norwegia untuk Rosenborg, kepada para jurnalis delapan tahun lalu. “Dan itu akan terjadi. Percayalah, itu akan terjadi. “

Ada sedikit peluang Dolberg membuat kesalahan yang sama dengan mantan striker Arsenal tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan stasiun penyiaran nasional Denmark pada bulan Oktober, remaja yang berbicara lembut itu mengatakan bahwa pilihannya adalah “tetap berada di latar belakang” – sebuah sifat yang diyakini ayahnya sebagai warisan darinya.

“Dia bisa tampil sebagai orang yang acuh tak acuh atau bahkan dingin tapi itu bisa menipu,” kata Rasmussen. “Ketika dia berada di lapangan dan menghadapi persaingan, dia akan berpikir, jauh di lubuk hatinya, dia akan menjadi lebih baik dari lawannya itu.”

Steffensen mengatakan: “Kasper adalah orang yang sangat pendiam dan kakinya selalu satu meter di tanah. Sangat penting untuk memiliki koneksi ke bumi [tidak sombong dan angkuh]. “

Setelah Dolberg memulai debutnya untuk Silkeborg pada bulan Mei 2015 dan membintangi Timnas U-17 Denmark, Wolfsburg menghubungi Steffensen pada musim panas itu dan mengatur agar dia menghadiri trial di Jerman. Namun John Steen Olsen, pencari bakat milik Ajax yang memiliki daftar panjang penemuan termasuk Jan Molby, Zlatan Ibrahimovic dan Christian Eriksen, juga telah melihat sesuatu dan meminta agen tersebut untuk tidak membuat keputusan yang terburu-buru. Prospek bekerja dengan Bergkamp, ​​yang telah dipercayakan untuk membawa pemain muda ke skuad tim utama menjadi argumen paling persuasive untuk pindahnya Kasper Dolberg ke Akademi Ajax.