Klub di Inggris Kemungkinan akan Kehilangan Kesempatan Mendapatkan Talenta Muda Terbaik

Aonwin Manchester United khawatir akan kalah dari Real Madrid dan Barcelona dalam pertarungan mendatangkan pemain muda terbaik di benua tersebut setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa. Klub di dalam UE dan Kawasan Ekonomi Eropa menerima pengecualian dari peraturan FIFA, yang memungkinkan mereka melakukan proses transfer pemain berusia 16 dan 17 tahun di antara negara-negara di kawasan ini. Tapi setelah Brexit, klub-klub Inggris hanya boleh membeli dan melakukan transfer kepada pemain asing berusia di atas 18 tahun, seperti negara-negara lain di dunia, kecuali jika ada kesepakatan baru yang akan disepakati sebelum lepasnya Inggris secara resmi dari Uni Eropa pada  Maret 2019.

“Ada masalah operasional yang rumit di sekitar proses Brexit,” kata pejabat keuangan Manchester United Cliff Baty dalam kesempatannya menyampaikan pidato dalam sebuah forum keuangan sepakbola KPMG di London pada hari Kamis (1/6) , “dalam proses transfer yang berhubungan dengan membawa pemain muda dari berbagai negara di Eropa dan kehilangan keunggulan kompetitif dari tim-tim besar lainnya seperti diri kita melawan Real Madrid dan Barcelona.

BACA JUGA: Sir Alex Ferguson Puji Performa United dibawah Jose Mourinho

“Jika Anda memiliki anak berusia 16 tahun yang akan bermain untuk mereka [anda langsung dapat mendapatkan kepastian trasnfer] dan jika kita [berpindah ke klub inggris] harus menunggu sampai berumur 18 tahun, dan jelas ada masalah yang nyata di sana, saya yakin itu akan dibahas. Manajemen the Premier League pastinya telah tahu tentang masalah ini.”

Sekilas sejarah, Manchester United meresmikan transfer Paul Labile Pogba ketika ia berusia 16 tahun dari klub Prancis Le Havre pada tahun 2009. Pemain tengah itu akhirnya pergi namun bergabung kembali dengan klub pemilik rekor 20 kali juara Premier League ini pada Agustus lalu dengan biaya transfer yang memecahkan rekor dunia sebesar 105 juta euro ( $ 116 juta), dan menjadi satu dari pemain dengan bayaran tertinggi di kancah the Premier League dan Manchester United.

Paul Pogba kembali ke United pada saat terjadinya fluktuasi mata uang Poundsterling setelah referendum Brexit Juni 2016 menimbulkan tantangan tambahan bagi United, dengan catatan bagi para pemain yang meminta untuk dibayar dalam mata uang euro dan United terpaksa menyetujui kasus yang tidak disebutkan namanya tersebut. Zlatan Ibrahimovic dan Henrik Mkhitaryan, yang memiliki agen yang sama dengan Pogba, juga bergabung di bursa transfer musim panas 2016.

Pog-Back [sumber: dailymail.co.uk]

“Agak sulit tahun lalu ketika anda mencoba melakukan penandatanganan pemain di musim panas dan anda memiliki pemain yang mempertanyakan nilai pembelian poundsterling (pound),” kata Baty. “Banyak pemain Eropa ingin dibayar atau ingin mendapatkan nilai mereka dalam mata uang euro, itu bisa dimengerti sampai tingkat tertentu, tapi kami bukan perusahaan euro. Kami jelas mendapatkan sebagian besar pendapatan kami secara poundsterling.

“Tahun lalu agak sulit … tapi anda tidak akan mundur dari bursa transfer karena hal itu, hanya saja kejadian ini membuat manajemen keuangan sedikit lebih rumit.” KPMG menempatkan Mancheste United sebagai klub paling berharga di dunia dengan nilai 3,1 miliar euro (3,5 miliar dolar AS), diikuti oleh Real Madrid (3 miliar euro) dan Barcelona (2,8 miliar euro), menurut sebuah daftar yang diterbitkan pada hari Rabu kemarin.

United bulan ini finis keenam di Premier League, yang terakhir kali dimenangkan pada 2013 saat Alex Ferguson pensiun. “Kami tidak harus menang setiap tahun,” kata Baty. “Tapi kita sebagai klub harus menantang untuk menang setiap tahun.”

United menyelesaikan musim dengan dua piala utama, mengumpulkan Piala Liga dan memenangkan Liga Europa untuk memastikan kembali ke Liga Champions musim depan.