Korban dari Serangan di Manchester adalah “Hati” Para Pemain United kata Mourinho

Aonwin –┬áKorban serangan bom mematikan berada di “pikiran dan hati” para pemain Manchester United yang terbang ke Stockholm untuk final Europa League, Jose Mourinho mengatakan pada hari Selasa (23/05). Para pemain klub dan staf pelatih melakukan hening cipta selama satu menit pada sesi latihan pagi, sehari setelah setidaknya 22 orang tewas ketika seorang pembom bunuh diri yang menyerang sebuah konser Ariana Grande di Manchester saat pertunjukan tersebut berakhir pada hari Senin (22/05).

“Kami tidak bisa melepaskan pikiran dan hati kami daro para korban dan keluarga mereka,” kata Mourinho, manajer United yang tinggal di sebuah hotel dekat tempat konser. “Kami memiliki pekerjaan yang harus dilakukan dan kami akan terbang ke Swedia untuk melakukan pekerjaan itu. Sayang sekali kami tidak bisa terbang dengan kebahagiaan yang selalu ada sebelum pertandingan besar.”

Konferensi pers Mourinho yang dijadwalkan di kemudian hari di Friends Arena di Stockholm dibatalkan atas permintaan klub tersebut, kata badan sepak bola Eropa tersebut. Final melawan Ajax akan dilangsungkan pada hari Rabu [Red: Kamis dini hari WIB].

UEFA juga mengatakan bahwa pihaknya “tidak mendapatkan laporan intelijen khusus” untuk pertandingan tersebut sebagai potensial target serangan terorisme, dengan keamanan sudah meningkat setelah terjadi serangan truk yang mematikan di ibukota Swedia bulan lalu. “Risiko teroris telah diperhitungkan sejak awal proyek,” kata UEFA, mencatat bahwa pihaknya telah bekerja dengan pihak berwenang Swedia “selama berbulan-bulan” untuk merencanakan pertandingan final tersebut.

Juru bicara kepolisian Stockholm Kjell Lindgren mengatakan bahwa tidak ada ancaman terhadap pertandingan tersebut. “Sekarang, kami siap menghadapi segala kemungkinan dan hal yang mungkin terjadi di Stockholm besok, termasuk serangan teroris, dan kami cukup percaya diri dengan persiapan kami,” kata Lindgren.

“Kami telah berhubungan dengan kolega [kepolisian] di Inggris dan Belanda dan mereka membantu kami dengan informasi, mereka akan mengunjungi kami besok, dan kami cukup puas dengan bagaimana persiapan kami dan informasi yang kami dapatkan.”

Wakil ketua United Ed Woodward, menulis dalam sebuah email kepada stafnya, menyebut serangan tersebut “tidak masuk akal” dan berjanji akan membantu korban ledakang tersebut. “Anggota keluarga penggemar kami dan komunitas kami telah terpengaruh dan kami akan mengulurkan tangan untuk memberikan dukungan kepada setiap korban dalam waktu yang sangat sulit seperti ini,” tulis Woodward.

Ajax bergabung dengan banyak orang di dunia sepak bola yang mengekspresikan dukungan untuk para korban. “Dari Amsterdam dengan cinta untuk Manchester,” tim Belanda mengirimkan pesan support melalui akun Twitter resminya. “Pikiran kita ada pada para korban dan orang-orang terkasih yang terkena dampaknya.”

Fnierop Ferdi, seorang penggemar Ajax di Stockholm, mengatakan bahwa dia tidak khawatir dengan serangan lain yang mempengaruhi pertandingan hari Rabu. “Kami tidak memikirkannya,” kata Ferdi. “Biarlah para idiot melakukan apa yang mereka inginkan, kita akan selalu menang, olah raga.”

Para mantan punggawa United juga menggunakan media sosial untuk menunjukkan dukungan bagi kota Manchester. Cristiano Ronaldo, yang sekarang bermain untuk Real Madrid, mengirimkan pesan melalui akun Twitter-nya dengan sebuah bendera Inggris dengan “MANCHESTER” yang ditulis di garis merah di tengah.

Mantan gelandang United David Beckham menulis di Facebook: “Sebagai ayah & manusia apa yang telah terjadi benar-benar membuatku sedih.” Komplek Old Trafford termasuk sebuah great store dan museum, ditutup pada hari Selasa untuk memberikan penghormatan bagi korban dan keluarga yang terkena dampak serangan teroris tersebut. Kapten Manchester City Vincent Kompany menulis di Twitter: “Saya ingin mengucapkan belasungkawa terdalam kepada keluarga para korban. Ini adalah hari yang menyedihkan bagi kota Manchester. #Unity.”