Liverpool – Spurs – Everton Incar Pemain Leicester City, Demarai Gray

AOnwin – Menurut sebuah laporan di The Sun, Demarai Gray telah memicu pertempuran tiga arah pada bursa transfer musim panas ini. Liverpool, Tottenham dan Everton semua tertarik untuk menandatangani pemain sayap Leicester City di jendela transfer musim panas, dan siap melakukan langkah pendekatan masing-masing untuk pemain tersebut.

Gray berkembang melalui barisan pemain muda di Birmingham sebelum membuktikan kelasnya di setup tim pertama klub tersebut pada tahun 2013. Pemain muda ini kemudian menikmati dua kampanye mengesankan di St. Andrews sebelum diangkut oleh Leicester City di jendela transfer musim dingin 2016. Ketika The Foxes mengukir jalan mereka untuk mengklaim kemenangan mengejutkan titel Premier League, pemain itu sebagian besar dimanfaatkan sebagai pemberi dampak pemain sub. Gray akhirnya memecahkan statusnya sebagai pemain cadangan di Leicester pada musim 2016/17. Tapi meski sanga juara yang dikepung nanyak masalah kesulitan untuk kembali ke puncak musim seperti musim sebelumnya, pemain berusia 21 tahun itu terus menyaring masuk dan keluar dalam setup Leicester musim lalu.

BACA JUGA: Leicester City Mulai Usaha Untuk Mendapatkan Iheanacho

Secara keseluruhan, Gray membuat 41 penampilan di semua kompetisi bagi Leicester musim lalu, meski ia berhasil memulai laga hanya pada 14 pertandingan di antaranya. Efeknya menghasilkan pengembalian yang pas-pasan untuk kampanye, dengan pemain hanya mengelola dua gol dan lima assist. Dan setelah menikmati kampanye yang mengesankan dengan Inggris di kejuaraan U-21 Eropa, pemain tersebut diyakini berkeinginan untuk berangkat dari King Power Stadium untuk mencari waktu bermain yang lebih reguler.

Tampaknya Gray tidak akan kekurangan klub peminat yang menginginkan layanannya dengan Liverpool, Tottenham dan Everton semua diberitakan tertarik untuk menandatanganinya. Sebenarnya, ketiga klub tersebut telah lama menaruh minat pada anak muda tersebut, dan sekarang mulai melancarkan serangan yang nyata untuk menandatanganinya.

Di Liverpool, Jurgen Klopp bermaksud untuk terus berinvestasi di bursa transfer meski mendapat layanan dari Mohamed Salah dan Dominic Solanke. Dengan sepak bola Liga Champions yang memberi isyarat musim depan, manajer Jerman tersebut memahami bahwa kualitas secara mendalam adalah kunci dan oleh karena itu, Gray telah muncul sebagai target utama.

Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, juga menghadapi situasi yang sama menyusul kegagalan bencana di Liga Champions dan Liga Europa musim lalu. Memang, bos Spurs tidak memiliki banyak pilihan pemain selain dari Christian Eriksen, Dele Alli dan Son Heung-Min. Erik Lamela dan Moussa Sissoko kesulitan untuk tetap konsisten, Gray telah diidentifikasi sebagai pemain untuk mengatasi kesengsaraan mendalam bagi Pochettino.

Sementara di Everton, masa depan Ross Barkley terus terperosok dalam ketidakpastian, dengan pemain internasional Inggris menolak menandatangani kontrak baru di Goodison Park. Akibatnya, pemain ini tengah bersiap untuk meninggalkan klub pada musim panas ini, yang berarti sebuah tempat bisa terbuka dalam penyiapan tim utama di Everton. Gray ingin memastikan waktu pertandingan reguler, proyek Everton adalah salah satu yang cenderung paling menarik perhatian pemain ini, meski Liverpool dan Tottenham akan memberinya kesempatan untuk menguji keberaniannya di Liga Champions.

Sementara itu, Leicester tidak ingin membiarkan Gray pergi dan manajernya, Craig Shakespeare telah memberi tahu pemain bahwa ia memiliki masa depan di King Power Stadium jika ia melanjutkan performanya dari kejuaraan U-21 Eropa. Memang, dengan Riyad Mahrez memutuskan untuk meninggalkan Leicester musim panas ini, Gray bisa memiliki kesempatan untuk menghidupkan kembali karirnya yang gagal dengan Foxes. Namun masih harus dilihat apakah dia tetap berada di King Power Stadium atau mendekati pihak yang berkepentingan musim panas ini.