Luis Enrique Targetkan Trofi Terakhir Sebelum Tinggalkan Barca

Aonwin  – Luis Enrique akhirnya akan mengucapkan selamat tinggal kepada klub yang telah menjadi tempat ia berkarir semasa menjadi pemain dan telah menjadikannya salah satu pelatih elit di kancah sepakbola duna, Barcelona . Enrique kini hanya memiliki satu kesempatan terakhir untuk memberikan kesan terbaik bagi tim yang telah membesarkan namanya di kancah Copa del Rey akhir pekan nanti. Era Luis Enrique di Barcelona akan berakhir setelah final Copa del Rey melawan Alaves pada hari minggu dini hari nanti (28/05), saat pelatih tersebut akhirnya dapat menutup tugas tiga tahun nya bersama Blaugrana dengan trofi kesembilan dari kemungkinan 13 yang diperebutkannya selama tiga tahun.

Ini akan menjadi perpisahan yang istimewa baginya setelah hampir tiga bulan dari pengumuman yang mengejutkan yang menyatakan bahwa dia akan pergi dari posisinya di Camp Nou. “Ini akan menjadi gelar istimewa,” kata Luis Enrique. Mantan gelandang Barcelona ini telah memenangkan hampir semuanya sebagai pelatih, sejak menggantikan Gerard Martino pada 2014 silam.

Luis Enrique telah memimpin El Barca ke momen treble La Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions pada periode 2014/2015. Dia juga telah berhasil mencapai gelar ganda dengan membawa gelar La Luga dan Copa del Rey di  tahun 2016, dan memulai musim ini dengan gelar Piala Super Spanyol, satu-satunya piala yang dimiliki Lionel Messi dkk sejauh ini.

Ini bukan musim terbaik Luis Enrique dengan Barcelona, ​​yang tersingkir di perempatfinal Liga Champions dari Juventus, dan kehilangan gelar La Liga Spanyol dari rival abadi mereka, Real Madrid akhir pekan lalu. “Saya bahagia dan lebih dari puas selama bertahun-tahun yang saya nikmati bersama klub ini,” kata Luis Enrique yang kini berusia 47 tahun.

Luis Enrique
Luis Enrique [sumber: dafabet]

Dia mengumumkan pada bulan Maret bahwa dia akan melepaskan posisinya dari posisi pelatih Barcelona sehingga dia bisa beristirahat sejenak. “Saya datang ke sini untuk menjadi pemimpin dan saya menjadi seorang pemimpin. Saya akan pergi saat saya merasa inilah saat terbaik untuk melakukannya.” Gelar lainnya termasuk Piala Super Eropa 2015 dan Piala Dunia antar Klub di 2015.

Barcelona belum pernah mendapatkan kekalahan selama perjalanan mereka di kancah Copa del Rey sejak Enrique mengambil alih posisi kepelatihan, rekor 12 kemenangan beruntun. “Kami semua bersyukur untuk tiga tahun ini (bersama Luis Enrique),” kata kapten El Barca Andres Iniesta. “Kami harus memenangi satu gelar terakhir untuk menyelesaikan jalan terbaik baginya [Enrique].”

Barcelona telah berada di final Copa del Rey dalam tujuh dari sembilan musim terakhir, termasuk empat final terakhir secara beruntun. The Catalans telah memenangkan Piala ini dengan rekor sebanyak 28 kali, termasuk pada dua pertandingan final terakhir. Alaves akan bermain di final turnamen besar untuk kedua kalinya dalam sejarahnya selama 96 tahun. Catatan terbaik Alaves lainnya adalah partai final Piala UEFA 16 tahun lalu, saat mereka harus menyerah kalah dari Liverpool dengan skor 5-4 di masa perpanjangan waktu.

Satu-satunya trofi pemenang milik Alaves adalah untuk divisi kedua Spanyol. Klub yang akhirnya promosi ke di divisi utama Spanyol musim ini setelah 10 tahun berada di divisi yang lebih rendah, termasuk empat tahun berjuang di tingkat ketiga sepakbola Spanyol ini  berhasil finis di posisi kesembilan di  La Liga musim ini. Catatan yang luar biasa untuk klub sekelas Alaves.

Alaves memasuki partai final Copa dengan semangat meningkat setelah sebelumnya pernah mengalahkan Barcelona 2-1 di Camp Nou pada awal musim. Pelatih yang disebut-sebut akan menggantikan Luis Enrique di Barcelona adalah Ernesto Valverde, yang meninggalkan Athletic Bilbao pekan ini. Pengumuman resmi dari manajemen Barcelona mengenai pelatih baru diharapkan akan diumumkan minggu depan.