Real Madrid Lolos Ke Final Liga Champion Meski Kalah dari Atletico Madrid

Aonwin.info – Real Madrid akan melakukan perjalanan ke Cardiff untuk bermain di final Liga Champions musim ini. Ini adalah kali ketiga bagi Los Blancos dalam empat tahun terakhir. Sebuah kekalahan menghibur dan sedikit liar dengan skor 2-1 dari Atletico Madrid di Vicente Calderon memastikan kemenangan 4-2 bagi Real Madrid pada lanjutan Semifinal Champions League 2016/2017.

Atletico, yang tertinggal 3-0 setelah kekalahan leg pertama, mencetak dua gol dalam 16 menit pertama di Stadion Vicente Calderon untuk mengembalikan asa mereka agar dapat lolos ke final. Tapi Francisco “Isco” Alarcon menjaringkan gol tandang yang krusial bagi Madrid sebelum turun minum untuk memastikan kemenangan 4-2 agregat atas Atletico Madrid dan satu tempat di final melawan Juventus pada 3 Juni di Cardiff.

“Kami tahu kami akan diserang habis-habisan, tapi kami sangat senang bisa mencapai final,” kata pelatih Madrid Zinedine Zidane. “Ini jalan yang sangat panjang dan tidak mudah, dan untuk melakukannya untuk tahun kedua berturut-turut, kami perlu mengucapkan selamat kepada semua orang di klub ini.”

Atletico Madrid mengakhiri perjalanannya di Liga Champions dengan eliminasi langsung, keempat kalinya mereka tereliminasi dari rival sekotanya, Real Madrid. Madrid mengalahkan Atletico di final tahun lalu dan pada 2014, dan juga menyingkirkan pasukan asuhan Diego Simeone di perempatfinal pada 2015.

“Saya bahagia dan bangga telah menunjukkan identitas permainan kita,” kata pelatih Atletico Diego Simeone. “Ketika kami mengatakan bahwa kami percaya dapat menyamakan agregat, banyak orang tidak menganggapnya serius. 30 menit pertama yang kami mainkan akan tetap ada dalam ingatan penggemar untuk waktu yang lama.Tapi kami bermain melawan saingan berat dan Mereka mengambil keuntungan dari kesalahan kita dalam bertahan. “

Madrid akan berusaha menjadi tim pertama yang merebut gelar back-to-back sejak format baru kompetisi ini diciptakan pada tahun 1992. Ronaldo dkk akan menjadi tim pertama yang memiliki kesempatan untuk mempertahankan gelarnya sejak Manchester United berhasil mencapai final berturut-turut di tahun 2008. -09 namun gagal memenangkan trophy pada kali kedua.

Atletico membuka harapan untuk lolos ke Final Champions League pada hari Kamis dini hari tadi (11/05) dengan mencetak dua gol awal untuk menyulut semangat pendukung yang penuh sesak di Calderon. Saul Niguez mencetak gol pertama dengan sundulan pada menit ke-12, dan Antoine Griezmann menambah keunggulan empat menit kemudian dengan memanfaatkan tendangan penalti yang didapatkan setelah Fernando Torres dijatuhkan di kotak terlarang oleh Raphael Varane. Griezmann, yang absen di final tahun lalu melawan Madrid, tergelincir sedikit saat mengambil tembakan penalti namun itu tidak menghentikan arah bola untuk masuk ke gawang El Real yang dikawal Keylor Navas.

“Mereka memulai [pertandingan] dengan intens tapi akhirnya kami bisa menemukan permainan kami,” kata Zidane. “Di babak kedua, kami jauh lebih baik.” Gol pada awal pertandingan sebenarnya memberi harapan bagi Atletico, namun anak asuh  Simeone tidak dapat terus menekan seperti pada menit-menit awal.

Setelah dua gol cepat dari Atletico Madrid, pertandingan menjadi berjalan seimbang sampai akhirnya Karim Benzema tampil dengan pergerakan spektakuler untuk mewujudkan gol bagi Los Blancos yang dicetak Isco. Striker Prancis itu dikelilingi oleh tiga bek Atletico di byline, tapi entah bagaimana caranya ia berhasil menemukan jalan melewati mereka semua dengan sepasang sentuhan cepat. Benzema melaju ke dalam kotak pinalti dan mengirim umpan tarik ke Toni Kroos, yang tembakannya ditepis oleh kiper Jan Oblak. Namun Isco berada pada posisi yang tepat menerkam rebound untuk mencetak gol dari jarak dekat.

“Sulit untuk mempertahankan ritme yang sama, dan melawan tim seperti Madrid, kesalahan pertama anda akan sangat fatal, dan itulah yang terjadi,” kata Simeone. “Babak pertama kami hampir sempurna tapi permainan hebat Benzema itu merugikan kami.”

Zidane tidak mampu menjelaskan apa yang dilakukan striker dari Prancis tersebut. “Setelah pertandingan, saya bertanya kepada Benzema bagaimana dia bisa melakukan itu, tapi dia juga tidak tahu,” kata pelatih Madrid tersebut. Gol dari Isco tersebut mengakhiri harapan Atletico Madri untuk melaju ke final, dan pada paruh kedua, pertandingan cenderung berlangsung lebih lambat dibandingkan babak pertama dan hanya sedikit peluang mencetak gol yang didapatkan kedua tim. Navas melakukan double save pada menit ke-66 untuk menahan laju tendangan Yannick Carasco dan sundulan Kevin Gameiro, sementara diujung lapangan yang lain, Cristano Ronaldo gagal memanfaatkan peluang pada menit ke-69.