Manchester City Gilas West Brom dan Makin PeDe untuk Bisa Finish 4 Besar

Aonwin – Tadi malam menjadi malam yang sangat fantastis bagi Manchester City. Mereka mengalahkan West Bromwich Albion 3-1 pada malam yang emosional di Stadion Etihad untuk naik ke posisi ketiga di Liga Primer Inggris dan memastikan hanya serangkaian hasil aneh akan menyangkal pasukan besuta Pep Guardiola gagal menyelesaikan liga di posisi empat besar.

Gabriel Jesus dan Kevin De Bruyne mencetak gol pada babak pertama dalam waktu kurang dari dua menit sebelum Toure, yang sedang menunggu untuk mengetahui apakah dia akan ditawari kontrak baru setelah tujuh tahun bersama  klub tersebut, melewati pertahanan West Brom untuk mencetak gol ketiga bagi The Citizen yang membuat fans tuan rumah langsung bersorak.

Para fans Manchester City kembali bergemuruh setelah beberapa menit kemudian saat Zabaleta, bek kanan Argentina yang akan meninggalkan City pada akhir musim ini setelah sembilan tahun membela panji Manchester Biru, masuk pada menit ke-61 dengan mendapatkan resepsi yang luar biasa dari para pendukung untuk memainkab pertandingan kandang terakhirnya.

“Itu adalah malam yang sempurna, terutama bagi Pablo [Zabaleta],” kata Guardiola. “Ketika saya melihat apa yang saya lihat malam ini, saya melihat dampak yang dimilikinya bagi klub. Untuk melihat wanita menangis di layar [besar di stadion], itu sangat berarti. Dia adalah legenda bagi klub.”

West Brom mencetak satu gol balasan di menit 86 melalui Hal Robson-Kanu, dan gol ini adalah satu-satunya hal negatif bagi City tadi malam.  Manchester City, yang akan bertandang ke Watford pada pertandingan terakhir musim ini pada hari Minggu (21/05), berada satu poin di atas tim urutan keempat Liverpool dan tiga poin dari posisi kelima Arsenal. City memiliki selisih keunggulan selisih 6 gol atas Arsenal, sehingga berada dalam posisi yang sangat kuat untuk dapat finish di posisi empat besar.


Malam itu dimulai dengan fans City melambai-lambaikan bendera Argentina dan menyanyikan lagu-lagu tentang Zabaleta, salah satu pemain favorit bagi publik Etihad sejak bergabung dengan Manchester City sehari sebelum pengambilalihan klub asal Manchester tersebut oleh Sheikh Mansour pada tahun 2008 silam.

Pertandingan berakhir dengan Zabalate yang mendapatkan Guard of Honor saat ia berjalan keluar lapangan setelah penghormatan pasca pertandingan yang panjang di hadapan istri dan anaknya, di mana ia menerima penghargaan dan pesan video di layar lebar dari mantan rekan timnya – termasuk Mario Balotelli – dan diberi baju berbingkai nomor punggungnya serta tiket untuk memasuki Etihad Stadium seumur hidup.

Sambil menahan uraian air mata, Zabaleta mengakhiri pidatonya dengan mengatakan: “Dari lubuk hatiku, terima kasih untuk para penggemar.” Pertandingan tersebut mungkin sedikit terlihat seperti nuansa testimonial namun pada intinya Manchester City tetap serius dari awal mula pertandingan dengan kemenangan menjadi sangat penting untuk mempertahankan kesempatan finish di empat besar.

Guardiola memilih untuk memainkan pencetak gol terbanyak Sergio dan memasangkannya dengan Gabriel Jesus di skema dua penyerang yang jarang dipakai Manchester City. Tidak mengherankan, keduanya terlibat dalam proses terciptanya gol. Gabriel Jesus berada dalam posisi besak ketika masuk ke kotak enam yard di menit  ke-27, untuk mencetak gol keenamnya dalam tujuh  penampilan liganya sejak tiba di City pada bulan Januari, memanfaatkan umpan De Bruyne yang  melesat ke sisi kiri area penalti dan mengirim umpan menyusur tanah yang kemudian diselesaikan oleh pemain muda asal Brazil tersebut.