Manchester United Terbebas dari Tuduhan FIFA Mengenai Transfer Pogba

AOnwin – Manchester United telah dibebaskan dari tudahah bersalah dalam saga transfer Paul Labile Pogba namun kini FIFA telah membuka proses penyidikan atas tim lain yang telibat dalam transfer tersebut, Juventus FC. Badan sepak bola dunia ini mengumumkan pada bulan Mei seilam bahwa mereka akan meminta klarifikasi dari Manchester United dan Juventus mengenai setiap aspek dalam proses perpindahan Pogba yang memakan biaya sebesar £ 89,3 Juta ke Old Trafford di jendela transfer musim panas kemarin.

FIFA bertindak setelah munculnya tuduhan atas agen Paul Pogba, Mino Raiola, yang diisukan mendapatkan fee fantastis sebesar € 49 juta (£ 41.3 juta) dari transfer termahal dalam sejarah sepakbola. Laporan ini didasarkan pada ekstrak dokumen dan kontrak terkait langkah perpindahan Pogba dari Juventus ke Manchester United, yang diungkapkan oleh operasi bernama Football Leaks, yang menduga Raiola telah dibayar sebanyak € 27 juta dari Juventus, € 19,4 juta oleh United dan 2,6 juta euro lagi yang dibayarkan oleh United atas nama Paul Pogba untuk menegosiasikan paket kontrak dan gaji pemain tersebut.

Manchester United pada saat itu bereaksi santai menanggapi penyelidikan tersebut setelah mengatakan bahwa mereka telah dan akan menawarkan kepada FIFA semua dokumen yang relevan saat transfer itu diselesaikan pada bulan Agustus 2016.

BACA JUGA: Preview Pergerakan Manchester United di Bursa Transfer Musim Panas

FIFA mengatakan kepada ESPN pada hari Selasa: “Kami dapat mengkonfirmasi proses pendisiplinan telah dibuka terhadap Juventus. Kami tidak bisa berkomentar lebih jauh saat persidangan sedang berlangsung. Kami bisa memastikan tidak ada proses disipliner yang akan dilaksanakan bagi Manchester United. “

FIFA akan memeriksa kesepakatan Raiola dengan klub Serie A tersebut untuk melihat apakah ada pelanggaran peraturan kepemilikan pihak ketiga. Raiola mengaku dalam sebuah wawancara dengan Financial Times tahun lalu bahwa: “Juventus bukan satu-satunya pemilik hak pemain.”

Namun, dia baru-baru ini menolak saran bahwa dia telah “menguangkan £ 40 juta” dari kepindahan Pogba sebagai “berita palsu” dan, dalam sebuah wawancara dengan Gazzetta dello Sport, Raiola telah menolak dengan tegas untuk mengkonfirmasi kepingan kesepakatannya. Dia berkata: “€ 27 Juta? Saya hanya mengatakan itu bukan angka pasti: mungkin itu kurang dari itu atau mungkin lebih dari itu. “

Agen diizinkan untuk bertindak untuk dua pihak untuk transfer, dan tiga dalam keadaan luar biasa, selama semua pihak menyadarinya dan setuju. Jika Juventus dinyatakan bersalah melakukan kesalahan, juara Italia itu bisa dikenai denda atau diberi larangan transfer.

Agen sepakbola super sekelas Raiola ataupun Jorge Mendes sering menjadi incaran dari FIFA karena sering dianggap melakukan penggelembungan harga dan nilai transfer demi kepentingan keuntungan pribadi mereka. Super agen yang memiliki banyak pemain bintang dalam agensinya dapat “mengatur” kepindahan pemainnya dan mengupayakan kontrak dengan nilai fantastis demi sang pemain maupun dirinya sendiri. Fee yang diterima oleh para agen inilah yang sering menjadi sorotan dalam dunia sepakbola, karena lazimnya mereka hanya bertugas untuk membantu para pemain dalam mengurus kontrak pemain namun sering juga menjadi biang kerok kerusakan hubungan pemain dengan klubnya.

Masih segar dalam ingatan kita bagaimana agen Yaya Toure, Dimitri Seluk yang menjadi biang kerusakan hubungan Yaya Toure dengan Pep Guardiola diawal musim kemarin yang mengakibatkan pemain asal Pantai Gading itu tidak dimainkan selama beberapa bulan. Kasus yang terbaru kembali menyeret nama Mino Raiola yang disebut-sebut sebagai aktor utama dibalik penolakan kontrak baru kiper muda potensial milik AC Milan, Gianluigi Donnarumma.