Menanti Rekor Terbaru di Final Champions League

Aonwin – Real Madrid akan melawan Juventus di Cardiff’s Principality Stadium pada Sabtu malam dalam laga final Champions League, dengan harapan bisa menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions untuk memenangkan gelar back-to-back. Tim asal Spanyol yang sudah mendominasi kompetisi elit Eropa selama beberapa musim terakhir ini akan menghadapi ujian serius dari tim asuhan Massimilano Allegri yang bertalenta dan solid dalam menjaga pertahanan.

Sejak reinkarnasi yang terjadi pada kompetisi papan atas Eropa pada tahun 1993, tidak ada tim yang berhasil memenangkan piala tersebut secara berturut-turut, hanya AC Milan satu-satunya tim terakhir yang dapat melakukannya pada tahun 1989 dan 1990 saat kompetisi tersebut masih disebut Piala Eropa.

BACA JUGA: Prediksi Akurat Partai Final Liga Champion antara Juventus vs Real Madrid

Anak asuhan Zinedine Zidane telah memenangkan trofi Eropa ke -11 – trofi Champions League kelima mereka – saat mereka mengalahkan Atletico Madrid musim lalu dan kemenangan melawan Juventus di Cardiff akan membuat mereka mencetak sejarah baru dengan mempertahankan gelar mereka.

Berbicara sebelum pertandingan, Zidane yakin bahwa timnya siap untuk menghadapi partai final, dengan mengatakan: “Kami sangat senang berada di final. Kami tahu betapa sulitnya mencapai hal ini dan kami telah bekerja dengan baik sepanjang tahun. Kami pantas berada di final dan para pemain juga sudah dalam kondisi fisik yang sangat bagus dan kami percaya diri. “

Pemain Kunci Kedua Tim [sumber: sbs.com.au]

Kabar bahagia datang menyambut Los Blancos karena kabar mengenai meningkatnya potensi kembalinya Gareth Bale, yang mana Bale telah absen sejak mendapatkan cedera pada betisnya saat melawan FC Barcelona pada 23 April silam. Bale sendiri mengakui dia tidak fit 100% tapi siap bermain jika dibutuhkan untuk laga final Champions League Sabtu melawan Juventus namun pemain internasional Wales mungkin akan masuk dalam skuad yang akan bermain di kota asalnya Cardiff dan kemungkinan akan terjadi perebutan tempat antara Bale dan Isco untuk masuk ke starting lineup Zidane. Dani Carvajal juga diperkirakan akan siap untuk kembali dipilih oleh Zidane yang memiliki skuad penuh untuk dibawa ke Stadion Principality.

Sedangkan dari skuad La Vecchia Signora atau Si Nyonya Tua, Mario Mandzukic kemungkinan akan fit bersama Sami Khedira yang merupakan mantan pemain El Real, yang akan bertarung bersama Miralem Pjanic dan Claudio Marchisio untuk dua tempat di lini tengah.

Pemain sayap kiri Marko Pjaca dan bek tengah Daniele Rugani diperkirakan akan tetap absen karena mengalami cedera. Allegri memiliki skuad yang lumayan fit untuk dipilih sebagai punggawa saat melawan Madrid. Juventus yang terakhir kalinya memenangkan kompetisi Champions League di tahun 2006 di bawah Marcello Lippi ini telah dikalahkan dalam empat penampilan terakhir mereka di final termasuk kekalahan di tahun 2015 melawan FC Barcelona.

Sang juara Serie A musim ini juga bisa menjadi tim kesembilan untuk meraih treble liga, piala domestik serta gelar Eropa dan menjadi klub kedua Italia kedua dalam sejarah yang melakukannya setelah Inter Milan di musim 2009/10. Ketika ditanya tentang sejarah Juventus di final Champions League, manajer Massimiliano Allegri mengatakan: “Juventus bukan hanya kalah di enam final, kami telah terlibat dalam delapan ! Menuju final itu merupakan hal yang luar biasa.

“Hanya ada satu Champions League seperti hanya ada satu Superbowl dan yang penting ada di tempat yang tepat pada saat yang tepat. Saya senang berada di final dan saya merasa beruntung bisa memimpin tim di Cardiff pada hari Sabtu mendatang.”