Neymar Junior Konsultasi dengan Psikolog

Aonwin.info – Pemain Timnas Brazil yang saat ini merumput bersama Club Catalan Barcelona, yaitu Neymar Junior da Silva Santos Junior atau tenar dengan nama Neymar sedang menjadi sorotan tajam para media dan fans dari Barcelona usai mendapatkan kartu merah saat melawan klub Malaga dalam lanjutan pertandingan Liga Spanyol akhir pekan lalu.

Dalam beritanya yang dilansir oleh lama media asal Spanyol, Marca, pada Selasa 11 April 2017, Neymar sadar dengan kondisi buruk dirinya ini. Neymar Junior juga dikabarkan mengunjungi psikolog untuk permasalahan satu ini.

Neymar Junior memang terkenal dengan pemain sepakbola yang emosional. Terkadang Neymar tidak bisa mengendalikan emosi yang ada di dalam dirinya. Psikolog tersebut mempunyai tuga untuk membuat pemain berusia 25 tahun tersebut bisa mengendalikan emosinya disetiap pertandingan.

Psikolog yang dimintai tolong oleh Neymar untuk berkonsultasi adalah Joaquin valdes. Pria yang akrab disapa Joa itu merupakan ahli psikologis terkenal di Barcelona dan juga merupakan ahli psikologis dari pelatih Barcelona itu sendiri, yaitu Luis Enrique.

Psikolog yang ditunjuk Neymar Junior, Joaquin Valdes
Psikolog yang ditunjuk Neymar Junior, Joaquin Valdes

Neymar harus menyelesaikan permasalahan kepribadiannya ini sendiri. Karena saat ini klubnya, Barcelona sedang berusaha untuk mengejar peringkat satu sementara La Liga Spanyol, yaitu Real Madrid. Barcelona sedang membutuhkan pemain seperti Neymar untuk terus memenangkan pertandingan dan juga mendongkrak posisi Barcelona.

Emosi yang ada di dalam diri Neymar sering muncul saat sedang bertanding, terutama bila laga dalam kondisi yang memanas dan Neymar frustasi karena tidak bisa mencetak gol. Skill yang mumpuni sudah tidak diragukan lagi dari Neymar Junior tidak cukup karena Atittudenya yang tidak baik di atas lapangan.

Pada pertandingan melawan Malaga tersebut akhirnya Barcelona malah kalah dari malaga yang bermain sangat solid. Bermain di kandang Malaga, Stadion La Rosaleda, Malaga yang menang jumlah pemain memang sangat mudah menguasai barcelona yang keteteran karena pemain hanya 10 orang. Barcelona kala itu padahal menurunkan seluruh kekuatan yang dimilikinya, namun memang benar bahwa ada pepatah mengatakan “bola itu bundar” dan kekalahan yang didapat Barcelona.(moh/aonwin)