Pemain Bayern Munich Luapkan Frustasi dan Amarah Mereka Setelah Kalah Atas Real Madrid

Aonwin.info – Kekalahan Bayern Munich atas Real Madrid di kandang Santiago Bernabéu, Madrid, Madrid pada babak perempat final, Rabu (19/4) dini hari WIB tadi rupanya memberikan pukulan keras pada para pemain Bayern Munich. Tim FC Hollywood tersebut menyebut kemenangan 4-2 yang diraih tim besutan pelatih Zinedine Zidane tersebut tidak adil. Dan salah satunya terdapat keberpihakan dari wasit. Real Madrid menunjukan performa yang bagus, hanya saja gol yang dibuat oleh Christiano Ronaldo dianggap off side, namun wasit berpendapat lain.

Tak itu saja, pemain ujung tombak Bayern Munich, Robert Lewandowski pun menyebut beberapa keputusan wasit yang lain membuat perjalanan Bayern di Santiago Bernabéu, Madrid sangat terhambat. Hingga akhirnya, tim Bayern Munich harus menyerah kalah dengan agregat 4-2 dan gagal mengantongi tiket ke babak semi final Liga Champions musim 2016/2017.

Salah satu keputusan yang paling disesali oleh Robert Lewandowski, setelah salah satu pemain Bayern Munich dipaksa keluar hingga tim hanya bermain dengan 10 pemain saja. Setelah itu pun masih ada beberapa kartu kuning yang diterima tim tersebut.

“Wasit membuatnya mustahil bagi kami, dimulai ketika kami bermain sepuluh orang. Harusnya tak ada kartu merah dan gol offside entah satu atau dua,” kecam Lewy, seperti dikutip Viasat.

“Sangat sulit menghadapi Madrid di Bernabeu jika Anda mengalami situasi seperti kami hari ini. Anda tahu sudah begitu dekat dengan babak berikutnya, tapi Anda tak kuasa memutuskannya.

Disisi lain, kapten tim Bayern Munich, Philipp Lahm mengungkapkan rasa frustasinya ketika bertanding di laga kemarin. Terutama setelah tim raksasa tersebut harus tersingkir di babak tambahan waktu. Terlebih lagi, Bayern Munich dinilai bermain keras hingga akhirnya harus mendapat beberapa kartu kuning dan merah, dan dipaksa hanya bermain dengan 10 pemain saja.

“Tim bermain dengan berani. Kami memperlihatkan ingin menang dan lolos. Rasanya menyakitkan harus tersingkir dari babak perpanjangan wakti, tapi kami kalah jumlah pemain selama lebih dari satu jam laga,” ujar kapten Bayern, Philipp Lahm, seperti dikutip laman resmi UEFA.

“Emosi ini pasti akan menghantam saya di akhir musim nanti, karena kami gagal melaju lebih jauh di Liga Champions pada musim terakhir saya. Saya pikir kami lebih layak lolos.

“Kami saat ini masih beruntung dalam untuk beberapa situasi, tapi juga kurang beruntung terkait oleh dengan keputusan-keputusan wasit. Kami masih bisa menyamakan kedudukan agregat dan membawa laga ini ke Extra Time. Kami layak untuk lolos, Namun tapi itu semua sudah tak ada artinya,” pungkasnya.

Padahal sebelumnya, meski mengalami kekalahan di putaran leg pertama di kandang sendiri, Philipp Lahm sempat mengungkap keyakinannya bisa membalik keadaan di Santiago Bernabeu nanti. Pemain muda ini percaya Bayern Munich bisa mengalahkan Real Madrid dengan kemampuan, dan performa yang ditampilkan nantinya. Namun sayangnya, hasil di lapangan hijau berkata lain.

“Kami terus berjuang, kami juga bermain bagus. Namun kadang mustahil bagi Anda untuk menang di situasi seperti ini,” pungkasnya.

“Saya percaya kami bisa memenangkan laga ini,” ujar Lahm seperti dikutip dari Marca.

“Kami punya tim yang sangat kuat, bisa mencetak banyak gol di kandang ataupun tandang.”

“Di leg pertama dua tahun lalu, kami mampu menguasai mereka, tapi mereka sangat berbahaya dalam melakukan serangan balik. Hal seperti itu harus kami hindari kali ini,” ungkap pemain berusia 33 tahun itu.

“Saya mempelajari banyak hal bermain di sini [Bernabeu]. Pertandingan ini akan berlangsung dengan intensitas tinggi.”