Pemain Kunci di Balik Keberhasilan Monaco Menjuarai Ligue 1 Musim ini

Aonwin – Monaco melewati musim fantastis dibawah asuhan pelatih Leonardo Jardim, bermain dengan komposisi lineup yang diisi para pemain muda, Monaco berhasil mematahkan hagemoni tim-tim besar di Eropa dan menghentikan langkah Paris Saint Germain dengan merebut gelar Ligue 1 pertama mereka sejak tahun 2000. Jardim diberkahi dengan komposisi sempurna antara pemain muda dan pemain berpengalaman. Berikut beberapa nama penting dibalik kesuksesan Monaco menaklukkan Ligue 1 musim ini.

Radamel Falcao

Falcao kembali dengan status medioker dan frustrasi dengan masa peminjamannya di Manchester United dan Chelsea. Terinspirasi oleh status kapten dan diyakinkan dengan kembalinya ia ke bentuk fisik setelah cedera lutut serius yang telah menahannya selama dua tahun, striker Kolombia itu membayar kepercayaan Jardim. Dimulai pada musim panas, saat ia mencetak gol di kedua leg kualifikasi Champions League melawan Fenerbahce. Fast forward ke bulan April, Falcao menjaring gol di leg kedua saat Monaco menyingkirkan Borussia Dortmund untuk mencapai semifinal Champions League. Falcao mencetak 21 gol di Ligue 1 hanya dalam 29 pertandingan – dan 30 secara keseluruhan.

Kylian Mbappe

Saat diwawancarai oleh harian olahraga L’Equipe di awal musim, ayah Kylian Mbappe memberikan jawaban sangat jelas bahwa anaknya harus bermain atau dia mungkin akan mulai mencari kesempatan di tempat lain. Itu adalah langkah yang agak tidak realistis, mengingat Mbappe adalah pemain cadangan berusia 17 tahun. Tapi Jardim dapat melihat potensinya dan mempromosikannya ke tim utama. Mbappe langsung mencetak gol, menghidupkan gaya permainan Monaco dalam kemenangan kandang 6-2 melawan Montpellier. Sekarang dia adalah pemain muda penuh talenta yang paling banyak dibicarakan di Eropa, dengan 26 gol atas namanya dalam musim yang luar biasa yang telah mendorongnya ke tim nasional Prancis serta membawanya menjadi i pemain muda terbaik Ligue 1 musim ini.

Monaco
Sumber: AP

Thomas Lemar

Ada pembicaraan bahwa Barcelona ingin menandatangani gelandang serang yang memiliki kemampuan mumpuni ini, dan tidak sulit untuk melihat mengapa Barca menginginkannya. Lemar mencetak 14 gol musim ini. Seiring dengan kemampuan teknis yang sangat baik, Lemar yang berusia 21 tahun juga memiliki kecepatan dan merupakan pemain yang cerdas. Sementara Bernardo Silva menjelajah ke kanan, Lemar mengaduk-ngaduk pertahanan lawan di sisi kiri, membuatnya sangat sulit bagi tim lain untuk bertahan di sisi-sisi sayapnya. Dia juga telah membentuk sebuah kemitraan yang luar biasa dengan bek kiri Benjamin Mendy. Keduanya kini menjadi anggota skuad Prancis.

Tiemoue Bakayoko

Bakayoko adalah pilar di depan pertahanan yang terkadang rentan. Gelandang bertahan berusia 22 tahun itu juga merupakan pembaca permainan yang cerdik dan membuat Monaco lebih kreatif dengan umpannya yang cepat keluar dari sektor belakang. Kemampuan itu membuatnya menjadi landasan peluncuran serangan balik yang ideal untuk serangan tim dan jaring pengaman yang sempurna jika mereka diserang. Dia membentuk kemitraan lini tengah yang penting dengan Fabinho  dan menunjukkan fleksibilitasnya dengan menyesuaikan diri dengan permainan Joao Moutinho yang lebih teknis saat Jardim memasangkan mereka di lini tengah.

Kamil Glik

Siapa pun yang ingin tahu betapa sulit dan tanpa komprominya pemain belakang asal Polandia ini hanya perlu bertanya pada striker Juventus Gonzalo Higuain. Penyerang asal Argentina itu bukan anak domba yang lemah lembut, namun penyerang yang kokoh itu terhadang oleh gangguan gawang Glik saat leg kedua semifinal Champions League beberapa pekan lalu. Vitriol dan penghinaan mengalir dari fans Juventus di Turin tapi Glik – mantan kapten rival kota Torino – sepertinya menikmatinya. Sejak bergabung musim panas lalu dari Torino, Glik yang berusia 29 tahun telah memberikan kekuatan, kemampuan memimpin dan keterampilan kepemimpinan yang tak kenal takut.