Pemain Muda Berbakat Real Madrid di Tahun 2000-an – Bagian Pertama

AOnwin – Real Madrid adalah klub termegah yang ada di dunia, dengan reputasi spektakuler disetiap bursa transfernya. Menarik untuk dilihat disaat uang sebesar € 45m telah mereka setujui untuk dihabiskan demi merekrut Vinicius Junior yang baru berusia 16 tahun. Pemain muda Brasil yang hampir tidak memiliki pengalaman di tim utama atas namanya.

Itu bukan kali pertama Madrid berinvestasi pada seorang pemain berusia muda seperti Vinicius Junior. Meskipun sejarah menunjukkan bahwa pemain muda yang mereka datangkan tersebut belum tentu sukses di masa depan. Berikut delapan pemain muda berbakat yang didatangkan Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir ini (tidak termasuk Vinicius Junior yang belum bermain untuk mereka).

BACA JUGA: Los Blancos Incar Wonderkid Real Betis, Dani Ceballos

 Sergio Ramos

Tahun: 2005

Biaya transfer: € 27m

Trofi : La Liga (4), Supercopa de España (2), Copa del Rey (2), UEFA Champions League (3), UEFA Super Cup (2), FIFA Club World Cup (2)

Menjadi seorang pemuda asal Spanyol paling mahal saat ia dibeli dari Sevilla menuju Real Madrid, dan ia juga menjadi satu-satunya pemain asal Spanyol yang ditandatangani oleh Florentino Perez pada masa kepemimpinan pertamanya sebagai Presiden.

Pada awalnya Ramos adalah bek kanan yang memiliki kekuatan yang luar biasa namun memiliki mental yang kurang baik di lapangan dengan kerap mendapatkan kartu merah. Hal tersebut berubah saat Jose Mourinho tiba di tahun 2010 dan mengubahnya menjadi bek tengah yang lebih kuat dengan mental yang lebih dewasa di lapangan serta menjadi seorang pencetak gol heroik bagi Madrid.

Sepanjang jalan Ramos telah memenangkan segalanya untuk menang lebih dari satu kali dan berkembang menjadi pemimpin dan sekarang dicintai sebagai kapten Real Madrid. Sosok yang bangga dan penuh gairah, kegemarannya untuk datang dengan barang-barang dalam waktu crunch adalah barang legenda.

 

Marcelo

Tahun: 2006

Biaya transfer: € 6.5m

Trofi : La Liga (4), Supercopa de España (2), Copa del Rey (2), UEFA Champions League (3), UEFA Super Cup (2), FIFA Club World Cup (2)

Ramon Calderon selaku presiden Real Madrid di tahun 2006 ini melakukan hal yang lebih baik daripada mantan presiden Florentino Perez setahun lalu menandatangani Ramos, karena mendapatkan Marcelo yang merupakan pemain muda brilian lainnya dengan harga kurang dari seperempat harganya.

Namun tentunya Marcelo membutuh waktu lebih lama untuk menyesuaikan dan mengembangkan dirinya di klub dan Madrid selalu berusaha untuk menggantikannya karena beberapa alasan, namun ia telah berkembang menjadi bek kiri terbaik di dunia dan telah menjadi bagian penting dari setiap dan semua kesuksesan Real Madrid sejak Kedatangannya.

 

Gonzalo Higuain

Tahun: 2006

Biaya transfer: € 12m

Trofi : La Liga (3), Supercopa de España (2), 2010/11 Copa del Rey, Coppa Italia (2), 2014 Supercoppa Italiana, 2016/17 Serie A

Di musim transfer yang sama ia menandatangani Marcelo, Ramón Calderon juga menandatangani Gonzalo Higuain. Pemain muda Argentina itu sudah merasakan sensasi, bersinar di Superclásico yang terkenal antara River Plate dan Boca Juniors.

Higuain membantu Madrid memenangkan tiga gelar (di salah satu satu gelar tersebut ia menjadi pencetak gol penentu kemenangan), ia berkembang menjadi salah satu striker terbaik dunia. Kemudian Madrid menjualnya untuk menandatangani Gareth Bale. Namun di Italia ia terlahir kembali, menjadi raja gol untuk Napoli dan kemudian pindah mengikuti langkah tim raksasa Italia, Juventus.

 

Sergio Canales

Tahun: 2010

Biaya transfer: € 4.5m

Trofi : 2010/11 Copa del Rey

Masuk di awal tahun 2010 dan dipinjamkan kembali ke Racing selama setengah musim, Sergio Canales adalah salah satu pemain muda yang cemerlang di dunia sepak bola Spanyol dan seharusnya menjadi legenda Real Madrid. Tapi saat Los Blancos menunjuk José Mourinho, Canales mengalami sedikit masalah cedera ditambah lagi pelatih asal Portugal tersebut kerap kali tidak menggunakan bakat pemain muda.

Canales bertahan satu musim di Bernabeu sebelum pindah ke Valencia. Pertama pindah dengan status pinjaman, dan kemudian secara permanen. Dia melakukannya dengan baik di Mestalla tapi tidak bisa mengatasi cedera. Di klub Real Sociedad saat ini, ia mengawali karirnya dengan baik di klub tersebut hingga akhirnya kembali mengalami cedera yang mengerikan.