Pemain Sepakbola dan Pekerjaan Sampingannya

Aonwin.info – Sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak digandrungi oleh banyak orang dan kini sepakbola tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas olahraga, namun juga bisa dijadikan sebagai mata pencaharian bagi sebagian orang. Namun sepakbola ini bukan merupakan pekerjaan yang menjanjikan untuk masa tua, karena sejalan dengan waktu gaji dari atlit sepakbola akan turun ketika atlit itu sudah tidak bisa berprestasi lagi. Oleh karena itu, maka tidak heran jika ada beberapa atlit sepakbola yang memiliki usaha atau pekerjaan sampingan untuk mendukung masa tuanya. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa pekerjaan sampingan para atlit sepakbola yang unik.

1. Thomas Muller sebagai Peternak Kuda

Thomas Muller memiliki sampingan sebagai Peternak Kuda
Thomas Muller memiliki sampingan sebagai Peternak Kuda

Bintang Bayern München menikah dengan atlet equestrian Lisa Müller. Pasangan ini memiliki belasan kuda. Kontrak Müller melarangnya untuk berkuda, tapi ia menggunakan waktu luangnya sebagai peternak kuda. Kabarnya, kecintaannya akan peternakan kudanya membuatnya menolak tawaran dari klub-klub besar di luar negeri.

2. Andres Iniesta sebagai Pengusaha Produsen Anggur

Andres Iniesta memiliki sampingan sebagai Produsen Anggur
Andres Iniesta memiliki sampingan sebagai Produsen Anggur

Bodega Iniesta merupakan nama perusahaan produsen anggur (wine) milik gelandang Barcelona, Andres Iniesta. Iniesta memulai usaha keluarga ini pada pertengahan 2010 lalu. Ia mengucurkan kocek sebesar 9 juta Euro dan menyerahkan operasional perusahaan kepada sang ayah, Jose Antonio Iniesta. Bodega Iniesta memroduksi tiga jenis wine yang dipasarkan ke seluruh Eropa. Demi melancarkan bisnisnya, salah satu gelandang terbaik dunia ini juga berencana mengambil kursus bisnis.

Kini perusahaan anggur miliknya tersebut menjadi sponsor klub Divisi Segunda (II) Spanyol Albateca Balompie. Albateca sendiri sangat berjasa dalam membentuk karier Iniesta menjadi atlit hebat pada masa awal karirnya.

3. Hannes Thór Halldórsson sebagai Sutradara

Hannes Thor memiliki sampingan sebagai Sutradara
Hannes Thor memiliki sampingan sebagai Sutradara

Seperti banyak rekan setimnya, kiper Islandia Halldórsson mempertahankan pekerjaaan hariannya. Ia dikenal sebagai sutradara di negara asalnya. Ia telah membuat sejumlah film dokumenter, dan banyak iklan televisi. Proyek berikutnya merupakan film horror.

4. Morten Gamst Pedersen sebagai Boyband

MG Pedersen memiliki sampingan sebagai Boyband
MG Pedersen memiliki sampingan sebagai Boyband

Pekerjaan sampingan unik pertama yang dimiliki oleh atlit sepakbola ini merupakan bekerja di dunia entertaiment, bukan sebagai model ataupun bintang iklan namun merupakan seorang anggota boy band. Ya, hal ini tentunya sangat berbanding terbalik dengan aksinya di lapangan bukan? Namun pekerjaan inilah yang dilakukan oleh atlit asal Norwegia yaitu Morten Pedersen. Dia membuat sebuah boy band bernama The Players dan lucunya semua anggota boy band ini terdiri dari para atlit sepakbola lainnya. Meskipun hal ini terlihat konyol, namun The Players ini memiliki niat mulia untuk mendonasikan setiap hasil konser boy bandnya kepada orang dan instansi yang membutuhkan.

5. Andrei Arshavin sebagai Perancang Busana

Andrei Arshavin memiliki sampingan sebagai Perancang Busana
Andrei Arshavin memiliki sampingan sebagai Perancang Busana

Hingga kini tidak banyak yang tahu jika atlit arsenal, Andrei Arshavin, mempunyai label pakaiannya sendiri. Berbeda dengan Cristiano Ronaldo, Arshavin bukan hanya mempunyai sebuah clothing line tetapi juga merancang sendiri koleksinya tersebut.

Rancangannya beragam mulai dari sport wear sampai pakaian kasual. Ia menyatakan bahwa Ia mendirikan clothing line tersebut atas dasar kecintaannya pada dunia tata busana, terutama pakaian wanita. Hal ini tentu saja terbilang ‘kurang lelaki’ untuk seorang atlit bola, hingga pada awalnya usaha ini ia jalankan secara sembunyi-sembunyi. Kini clothing line Arshavin merupakan salah satu yang terbesar di Rusia.

6. Rio Ferdinand sebagai Pengusaha Restoran

Rio Ferdinand memiliki sampingan sebagai Pengusaha Restoran
Rio Ferdinand memiliki sampingan sebagai Pengusaha Restoran

Rio Ferdinand merupakan salah satu contoh paling sukses dalam dunia kuliner untuk ukuran seorang pesepakbola. Adapun, atlit Manchester United itu merupakan salah satu pemilik dari sebuah restoran bernama Rosso, yang berada di pusat kota Manchester.

Untuk urusan yang satu ini, para pendukung United tentu sudah tahu mengenai restoran yang dikawal oleh Rio Ferdinand. Benar saja, sang atlit kerap men-tweet kedainya guna membagi informasi kepada khalayak luas. Dibuka pada November 2009, dengan tujuan utama untuk menawarkan pengalaman restoran Italia, Rosso lantas menggembar-gemborkan diri sebagai warung yang mewah, stylish, dan sederhana. Menu yang ada di restoran itu pun terbilang otentik, disertai dengan harga yang tidak terlalu mahal, ‘good food at a good price’, begitulah review seperti yang dikeluarkan whathappenedlastnight.

Contohnya seporsi margarita pizza, dihargai mulai dari £6.5. Sementara, hidangan lain seperti pasta dibanderol dengan harga £6 sampai £10 . Selain makanan dengan harga yang terbilang murah untuk ukuran orang Inggris yang bergaji poundsterling, ada pula santapan yang tergolong wah di restoran ini. Dikisahkan, harga sepiring lobster bisa Anda dapatkan jika Anda memiliki uang di dompet sebesar £16.95 sampai £31.95, harga yang hampir sama dengan sebuah jersey ‘KW’. Jika Anda benar-benar SEOrang jutawan, ada pula wine yang tergolong super harganya. Bernama ‘A Methuselah of Dom Perignon’, warung makan yang diwakili Ferdinand itu membanderol wine tersebut di kisaran harga £12 ribu.

7. Steve Savidan sebagai Tukang Sampah

Steve Savidan memiliki pekerjaan sampingan sebagai Tukang Sampah
Steve Savidan memiliki pekerjaan sampingan sebagai Tukang Sampah

Striker Caen ini sempat dipanggil pelatih Raymond Domenech untuk menghadapi Uruguay di laga persahabatan. Savidan yang saat itu berusia 30, main di babak kedua. Laga melawan Uruguay menjadi satu-satunya caps Savidan bersama Les Blues.

Savidan mengaku bangga dengan pencapaiannya tersebut. Pasalnya, empat tahun sebelumnya Savidan pernah bekerja sebagai tukang sampah ketika bermain untuk klub Divisi 6 Liga Prancis, Angoulême CFC.

“Saya lahir di waktu yang sama. Saya dari generasi yang sama dengan Thierry Henry dan Nicolas Anelka. Ketika itu, Anda harus punya tinggi di atas 180cm untuk bisa dipilih, sedangkan saya di bawahnya,” ujar Savidan.

8. Gheorghe Popescu sebagai Mata-Mata

Gheorghe Popescu memiliki sampingan sebagai Mata-Mata
Gheorghe Popescu memiliki sampingan sebagai Mata-Mata

Seorang atlit sepakbola asal Rumania ini ternyata memiliki pekerjaan yang luar biasa. atlit benama Gheorghe Popescu ini sempat menjadi atlit yang banyak menarik perhatian karena kehebatannya dalam membela beberapa tim hebat di dunia. Namun ternyata awal karir Popescu di dunia sepakbola ini berasal dari pekerjaan sampingannya yaitu mata-mata.

Popescu ini terjun di dunia sepakbola sebagai mata-mata Rumania awalnya untuk melihat dan melaporkan siapa saja atlit sepakbola yang membelot di negara Rumania. Namun tanpa disadari akhirnya Popescu ini jatuh cinta kepada dunia bola dan terjun dengan totalitas di dunia ini tanpa melupakan pekerjaan sampingannya sebagai mata-mata.

9. Vinnie Jones sebagai Aktor Film

Vinnie Jones memiliki pekerjaan sampingan sebagai Aktor Film
Vinnie Jones memiliki pekerjaan sampingan sebagai Aktor Film

Vinnie Jones memiliki karier yang cukup berimbang di dunia sepakbola dan film. Mantan gelandang timnas Wales itu memiliki pengalaman segudang di Premier League ketika memperkuat Chelsea dan Wimbledon. Vinnie Jones juga meraih gelar Piala FA 1988.

Sedangkan di dunia hiburan, Vinnie Jones bukan aktor sembarangan. Vinnie Jones pernah membintangi film Hollywood seperti Snatch, Gone in 60 Seconds, Swordfish, X-Men: The Last Stand, Kill The Irishman, hingga Madagascar 3: Europe’s Most Wanted

10. Socrates, pekerjaan sampingan sebagai Dokter

Socrates memiliki sampingan sebagai seorang Dokter
Socrates memiliki sampingan sebagai seorang Dokter

Pekerjaan sebagai dokter merupakan pekerjaan yang mulia dan banyak diidamkan oleh banyak orang bukan, karena memiliki penghasilan yang tinggi. Namun bagi seorang atlit sepakbola, justru profesi sebagai dokter ini dijadikannya sebagai pekerjaan sampingannya. atlit bernama Socrates ini memang merupakan atlit yang handal dan juga terkenal, namun tidak banyak yang menyangka bahwa Socrates ini juga merupakan seorang dokter yang meraih gelarnya ketika masih aktif bermain bola. Pekerjaan ini turut banyak mengambil andil di kehidupan Socrates ketika dia telah pensiun sehingga dia tetap memiliki penghasilan yang tinggi.

11. Ray Wilson sebagai Tukang Gali Kubur

Ray Wilson memiliki pekerjaan sampingan sebagai Tukang Gali Kubur
Ray Wilson memiliki pekerjaan sampingan sebagai Tukang Gali Kubur

Ray Wilson ini merupakan atlit yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai gali kubur. Sebelum tejun ke dalam dunia sepakbola yang profesional ini, dia sempat menjadi tukang kubur dan ketika dia aktif di dunia sepakbola dengan gaji yang tinggi, Ray Wilson ini mulai membangun bisnis penguburan mayatnya dan akhirnya ketika Wilson pensiun, dia bisa mengelola usaha gali kuburnya ini dengan sukses.

Sepakbola dimata orang awam memang sangat menggiurkan. Namun bagi mereka yang sudah terjun di dunia sepakbola sejak lama, justru menganggap dunia sepakbola ini tidak terlalu baik, karena tidak bisa selamanya dikerjakan. Maka dari itu mereka banyak yang memiliki pekerjaan sampingan. Faktor umur, waktu bermain, dan gaji bisa mempengaruhi mereka. Bagi mereka yang memang sudah mencintai dunia sepakbola, biasanya mereka mengambil sertifikasi kepelatihan atau menjadi staff salah satuy klub.(moh/aonwin)

myownheart

Traveler | Dreamer |