Pepe Akui Waktunya Bersama Real Madrid Telah Berakhir

Aonwin – Satu Dekade waktu Pepe yang sarat dengan trofi bagi Real Madrid telah berakhir. Bek Portugal berusia 34 tahun itu telah menjadi tokoh kunci bagi Madrid, salah satu pemain bertahan yang paling menakutkan – dan kadang-kadang kasar dan tegas di Eropa. Namun dia mengatakan Senin malam bahwa dia tidak akan berada di Real Madrid musim depan.

“Jelas bahwa saya tidak akan melanjutkan di Real Madrid,” kata Pepe kepada COPE radio Spanyol. Pepe telah menang dengan 15 trofi bersama klub tersebut, termasuk tiga Liga Champions dan tiga gelar liga Spanyol. Tapi dia tidak disukai pelatih Zinedine Zidane.

BACA JUGA: Gareth Bale Tidak Berkeinginan Pindah ke Manchester United

Sebuah posisi starter reguler untuk sebagian besar karirnya, cedera dan preferensi Zidane untuk menampilkan Raphael Varane dan Nacho Fernandez mengakibatkan Pepe hanya menghasilkan 18 penampilan pada musim 2016-17. “Saya mengambil keputusan pada bulan Januari, ketika keadaan berjalan dengan baik, saya melihat bahwa perlakuan klub terhadap saya tidak ideal,” kata Pepe. “Kebijakan klub adalah tidak menawarkan pemain berumur lebih dari 33 tahun kontrak lebih dua tahun, jadi mereka hanya menawari saya satu. Ada cara untuk bernegosiasi, tapi cara ini memang tidak benar.”

Meskipun Zidane mendapat pujian karena membimbing Madrid ke Liga Champions – La Liga Spanyol musim ini, Pepe mengatakan ia lebih menyukai pendahulunya Zidane yang melatih Madrid dalam durasi pendek, Rafa Benitez. “Saya menyukai ketulusan Benitez, saya mengidentifikasi dirinya karena dia orang yang sangat langsung dan jujur,” kata Pepe. “Apa yang telah dilakukan Zidane dengan Madrid sangat spektakuler, tapi ada hal yang tidak saya mengerti, saya tidak bisa menjelaskan, saya tidak tahu mengapa saya menghilang dari tim.”

Meskipun kehilangan peran penting dengan Madrid, Pepe membuktikan ia masih di antara defender terbaik di benua itu tahun lalu ketika ia tampil sebagai pemain Portugal yang paling konsisten dalam menjalankan tugasnya pada gelar Kejuaraan Eropa di Perancis.

Kontrak Pepe dengan Madrid berakhir pada 30 Juni. Dia telah dikaitkan dengan Paris Saint-Germain dan AC Milan, dan mengatakan bahwa dia setidaknya memiliki satu pelamar “dari Inggris.” Ke mana pun dia pergi, dia akan membawa reputasinya bersamanya.

Pepe hampir menyabotase karirnya saat bertanding di tahun 2009 saat ia berulang kali menendang dan menginjak gelandang Getafe Javier Casquero saat ia berada di lapangan. Pepe diberi larangan 10 pertandingan untuk kekerasannya di atas lapangan tersebut.

Pepe berhasil mengendalikan emosinya selama musim-musim terakhirnya bersama Madrid, namun insiden Casquero dan beberapa lainnya akan terus menghantuinya. “Ketika saya tiba, saya membela gigi dan kuku Real Madrid, ini adalah posisi yang sulit untuk dimainkan. Kami memusatkan tenaga untuk mengcover banyak wilayah, dan kami harus sangat keras dan tampil fisik dengan striker yang kami hadapi,” katanya. “Apa yang terjadi dengan Getafe menandai karir saya, ini menentukan saya di Spanyol. Orang-orang ditinggalkan dengan citra itu, dan apa yang saya lakukan sangat buruk.”

Meski begitu, pemain asal Portugal ini mengatakan ia akan mengambil yang baik dan meninggalkan yang buruk saat ia meninggalkan Madrid. “Saya sangat bangga dengan tahun-tahun saya dihabiskan di klub ini, saya telah memberikan hati dan jiwa saya,” kata Pepe. “Saya menghabiskan waktu saya di Real Madrid untuk memberikan semua yang saya miliki.”

Real Madrid diisukan akan memboyong pemain belakang asal Chelsea, Kurt Zouma yang tidah mendapatkan kesempatan bermain di Chelsea. Kedekatan Varane dan Zouma menjadi katalis bagi isu perpindahan pemain muda asal Prancis tersebut.