Pertandingan Terakhir Totti bagi AS Roma dan Perebutan Titel Serie A dengan Juventus

Aonwin.info – Apakah Francesco Totti akan pensiun pada akhir musim ini? Totti, yang berusia 41 di bulan September, diperkirakan akan menggantungkan sepatu pada akhir musim ini dan berpindah peran menjadi salah seorang direktur olah raga di klub yang ia bela sepanjang karirnya, AS Roma.

Namun, saat ditanya apakah pertandingan melawan Genoa pada 28 Mei nanti akan menjadi pertandingan yang terakhir, Totti menjawab: “Saya tidak tahu.” Jawaban tersebut lantas mendorong sebuah spekulasi yang mengatakan bahwa sang pangeran Roma telah membatalkan keinginannnya untuk pension. Segala spekulasi tentang masa depan kapten Roma selesai setelah ia merilis sebuah pernyataan di media sosialnya.

“Hari ini saya menanggapi pertanyaan yang kesekian [kalinya] tentang masa depan saya dengan sebuah lelucon,” kata Totti. “Yang saya tahu adalah bahwa Juve datang ke Roma pada hari Minggu dan saya hanya memikirkan hal itu karena kami akan terus berjuang untuk menjadi juara hingga akhir dan Roma lebih penting dari hal lainnya.

“Selebihnya bisa menyusul nantinya dan akan ada waktu untuk membicarakannya.” Roma masih memiliki harapan tipis untuk memenangkan gelar scudetto Serie A musim ini – sepatutnya, meskipun hampir tidak mungkin. Totti, yang juga memenangkan Piala Dunia bersama Italia pada tahun 2006, bisa saja mendapatkan lebih banyak trofi – satu gelar Serie A, dua Piala Italia dan dua Piala Super Italia sepanjang karirnya bersama Roma, tapi ia menolak tawaran menggiurkan dari banyak tim besar lainnya untuk tetap setia bersama klub impian masa kecilnya.

Hasil imbang di saat bermain di Roma sudah cukup untuk memberi Juventus gelar enam kali berturut-turut di Serie A dengan dua pertandingan tersisa. Sebaliknya, Kekalahan akan menyisakan empat poin dengan runner-up AS Roma. Roma kemudian akan mengunjungi Chievo Verona sebelum pertandingan final musim ini, di kandang melawan Genoa.

Tiket untuk pertandingan terakhir tersebut sudah mulai pada hari Kamis (11/05), dua minggu lebih awal, dan penggemar berbaris di luar loket titik penjualan tiket tiga jam sebelum dibuka demi tidak melewatkan kesempatan untuk memberikan penghormatan pada idola mereka.

Direktur olah raga AS Roma, Ramon Rodriguez Verdejo yang dikenal dengan panggilan Monchi sangat yakin Totti akan berpindah peran menjadi peran non-play yang disepakati saat menandatangani kontrak satu musim terakhirnya pada akhir musim kemari. Di Kota Abadi, Totti adalah pemimpin abadi bagi Roma – Ia menjabat kapten pertama kali pada tahun 1998 saat ia berusia 22 tahun.

“Dari segi teknis Totti [tahu], saya sudah tahu bahwa ada kesepakatan dengan klub bahwa ini akan menjadi tahun terakhirnya sebagai pemain, kemudian dia akan memulai [peran baru] sebagai direktur,” kata Monchi. “Francesco adalah Roma, saya ingin sedekat mungkin dengannya, saya ingin belajar bahkan 1 persen dari jumlah yang sangat besar yang dia tahu.”

Penggemar klub lain juga tampak yakin ini adalah musim terakhir Totti bermain di lapangan, pendukung AC Milan mengambil langkah yang tidak biasa untuk memberi mantan pemain internasional Italia itu tepuk tangan meriah saat namanya dibacakan setelah kekalahan AC Milan dengan skor 4-1 akhir pekan. Pendukung Milan juga membentangkan spanduk untuk menghormati sang legenda tersebut.

Jika Totti memutuskan untuk tidak pensiun, dia bahkan bisa memilih untuk melanjutkan karirnya bermain bagi klub selain AS Roma. Politisi Pescara Antonio Razzi telah mengajak legenda Roma tersebut untuk bergabung dengan klub kota tersebut, yang akan bermain di Serie B musim depan di bawah Zdenek Zeman – mantan pelatih Roma yang mengangkat Totti menjadi kapten AS Roma hampir dua dekade lalu.

“Totti seharusnya tidak [perlu] pensiun, saya adalah penggemar Juventus, tapi Totti adalah Totti, dia adalah simbol Roma, dia dikenal di seluruh dunia,” kata Razzi. “Akan menyenangkan baginya untuk terus bermain di Pescara, dengan Zeman di bangku cadangan, dia bisa menjadi pelatih di lapangan [dan] Zeman di bangku cadangan. Abruzzo akan menjadi pembicaraan sepak bola Italia.”