Silva dan Costa Bawa Spanyol Pimpin Grup Kualifikasi PD 2018

Aonwin – Spanyol membutuhkan dua kilasan kecemerlangan dari para pemainnya untuk mengalahkan tuan tumah Macedonia 2-1 dan tetap berada di puncak grup kualifikasi Piala Dunia, Minggu. David Silva membuka skor bagi Spanyol untuk pertandingan beruntun keempat sebelum Diego Costa mencetak gol yang indah yang terbukti menjadi gol pemenang sebelum laga memasuki waktu setengah jam.

BACA JUGA: Kapten Baru The Three Lions

Namun pujian untuk kedua gol tersebut harus diberikan pada dua playmakers dari dua klub rival, Real Madrid dan Barcelona, Andres Iniesta dan Francisco “Isco” Alarcon. Iniesta menjadi otak serangan yang berbuah gol Silva dimenit ke 15 saat dia mengirimkan umpan terukurnya kepada sesama rekan di Blaugrana, Jordi Alba di sudut jauh kotak penalti Macedonia. Alba dengan cepat memusatkan bola ke Silva, yang menambahkan sentuhan berkelasnya dengan melakukan gerakan feint menipu defender yang menjaganya dan membuat kiper mati langkah saat ia menendang bola ke arah gawang untuk membawa keunggulan Spanyol.

Isco dengan cerdik melewati kepungan hadangan defender Makedonia setelah dengan tangkas memindahkan bola dari heel-nya ke kaki kiri untuk menghindari tackle dan membiarkan bek yang menjaganya jauh tertinggal, sebelum melakukan crossing bola ke arah Diego Costa untuk menambah pundi-pundi  gol bagi striker Chelsea menjadikannya gol kelima timnya di kualifikasi Piala Dunia Rusia 2018.

Makedonia belum menguji kemampuan David de Gea sampai akhirnya Stefan Ristovski melancarkan serangan balik yang tidak terduga yang berakhir dengan ia meluncurkan bola di sudut dekat pada menit ke-66. Meski Spanyol terlihat goyah sesaat setelah gol tersebut namun La Furia Roja berhasil mengendalikan menit-menit akhir pertandingan untuk mengamankan 3 poin dalam menjaga pucuk pimpinan grup mereka.

“Kami senang dengan tiga poin tersebut,” kata bek Spanyol Sergio Ramos. “Kami tahu itu tidak akan mudah, mereka menekan kita sepanjang babak kedua, sekarang kita bisa beristirahat.” Spanyol memperbaiki rekor tak terkalahkannya di kualifikasi Piala Dunia menjadi 59 pertandingan berturut-turut, sebuah rentetan laga yang membentang kembali ke tahun 1993.

Spanyol tetap memimpin Grup G, memiliki poin yang sama yakni 16 poin bersama dengan Italia, lawan berikutnya di Madrid pada bulan September. Macedonia tertinggal dengan tiga poin, tepat di atas penghuni dasar klasemen Liechtenstein yang tidak memiliki poin.

ITALIA 5 VS 0 LIECHTENSTEIN

Lorenzo Insigne dan Andrea Belotti mencetak dan membuar gol untuk rekan setimnya saat membantu Italia mengatasi Liechtenstein di Udine. Pertandingan yang nyaris tanpa tensi itu dimulai positif dengan beberapa kali pemain Gli Azzurri mencoba mencetak gol cepat namun terhalang dengan ketatnya pertahanan tim tamu yang menghuni dasar klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia.

Serangan yang dimotori Insigne dan Candreva selalu berakhir dengan penyelesaian yang kurang matang dari duo striker Ciro Immobile dan Andrea Belotti. Namun akhrinya pada suatu kesempatan, Insigne menerobos di menit ke-35 saat ia mengendalikan bola dengan dadanya dan melepaskan bola yang sangat sulit dijangkau kiper Peter Jehle. Insigne menciptakan gol kedua Italia di menit ke-52, memberika assist pada Belotti mengeluarkan tembakan melengkung indah. Belotti kemudian membantu Eder untuk membuatnya menjadi 3-0 sebelum Federico Bernardeschi dan Manolo Gabbiadini membulatkan kemenangan bagi Itali.

ISRAEL 0 vs 3 ALBANIA

Pemain depan Albania, Armando Sadiku mencetak dua gol dari jarak jauh di babak pertama untuk memberi Albania keunggulan 2-0 di Haifa.Ledian Memushaj menambahkan gol ketiga untuk Albania dalam serangan balasan di urutan ke-71. Kemenangan tersebut membuat tingkat Albania berunding dengan Israel dengan sembilan poin.