Tendang Barcelona Dari Liga Champions, Juventus Gunakan Trik Catenaccio ala Italia

Aonwin.info – Juventus meraih kemenangan, yang sudah diduga, dari kandang Barcelona di Camp Nou. Seperti diketahui, kedua tim berada dalam posisi yang cukup sulit di babak perempat final di kompetisi bergengsi di Eropa, Liga Champions. Kedua tim, yang merupakan unggulan dari kompetisi regional negara masing-masing harus berhadapan dalam laga yang cukup sulit dan menantang. Dimana, Barcelona dan Juventus diwajibkan saling menundukan satu sama lain sebelum meraih tiket emas untuk masuk ke babak semi final di kompetisi yang sama. Hal yang tak mudah tentu saja mengingat kedua tim berada dalam kondisi terbaik.

 

Barcelona sudah dikalahkan dengan skor 3-0 ketika berhadapan dengan Juventus di kandang Turin pada laga pekan lalu. Unggul di leg pertama dengan selisih poin yang begitu besar memang menjadi keunggulan tersendiri bagi Juventus, meskipun harus diakui bertandang langsung ke markas tim sebesar Barcelona di Camp Nou juga menjadi beban yang begitu besar. Dan ini pun diakui oleh Juventus. Terlebih beberapa waktu sebelum pertandingan di leg kedua tersebut, Barcelona seakan gencar melayangkan intimidasi pada tim Juventus. Salah satunya dengan ancaman akan adanya remuntada dari Barcelona untuk Juventus di pertandingan tersebut.

 

Namun remuntada hanya jadi impian. Pasalnya dari 90 menit pertandingan yang digelar di Camp Nou pada 20 april 2017 pukul 1 dini hari. Juventus menunjukan aksi terbaik mereka. Meski berakhir dengan skor imbang 0-0, nampak jelas Juventus mengerahkan taktik terbaik demi menyegel kemenangan di babak perempat final Liga Champions dan demi mendapatkan tiket emas dan melaju ke babak semi final. Terlebih pelatih Juventus menyebut pertandingan tersebut hanya sekedar batu loncatan sebelum Juventus melalui perjalanan panjang menuju babak final Liga Champions di Cardiff nanti.

 

Di pertandingan tersebut, Juventus nampak menggunakan trik Catenaccio ala Italia dengan sangat baik. Trik ini memaksimalkan kerja pemain depan dan belakang tanpa adanya pemborosan energi. Ini terlihat dari bagaimana pemain di kedua barisan, nampak memblokir serangan pemain Barcelona namun perputaran bola terlihat lambat. Bola yang bergulir lambat ini memiliki keuntungan tersendiri yakni mempertahankan energi pemain hingga pada menit-menit terakhir. Terlebih lagi dengan padatnya jadwal Juventus sendiri, sehingga tenaga pemain harus benar-benar diperhatikan.

 

Di lini depan, pemain Juventus tak banyak memberikan serangan. Namun memastikan tiap serangan yang diberikan memiliki akurasi lebi dari 80 persen. Trik ini sekali lagi, menjamin permainan yang dilakukan oleh tim Juventus berlangsung lebih terarah tanpa banyak membuang tenaga. Dari statistik nampak benar bagaimana Juventus melakukan segala cara untuk membungkam lini serangan lawan. Terlihat, dari sederet aksi yang dilakukan, Juventus beberapa kali memblokir serangan dari Neymar dkk, yang berada di puncak penyerang.

 

Trik Catenaccio ala Italia ini memang mengedepankan permainan yang tergolong pelan dan tak berapi-api. Terlihat juga, proses “panas” dari Juventus berada di lini depan gawang, dengan beberapa aksi bola buangan dari tim tuan rumah terbuang sempurna. Serangan dari Neymar, dan Messi seakan tak beruntung. Bagaimana tidak, setiap kali dua pemain unggulan tersebut menguasai bola, pemain tengah dan lini belakang Juventus sudah bersiap untuk merebut bola kembali dari tim lawan. Sehingga, tak ada kesempatan bagi pemain tersebut untuk mencuri penguasaan bola.

 

Keadaan semakin tak terkendali untuk pemain Barcelona ketika lini depan Juventus tak begitu banyak menyerang. Namun sekalinya melayangkan serangan, pemain belakang harus sedia pertahanan lebih untuk membungkam serangan.